Individu

Bank Sentral AS – Fed dovish, Reksa Dana Pendapatan Tetap Jadi Pilihan

24 Jan 2023 • Ditulis oleh: Tim Wealth Management OCBC NISP

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Fed Funds Rate

Sumber: Bloomberg, 20 Januari 2023

Para pembuat kebijakan menyatakan kelegaan akan turunnya inflasi AS, dan membuka peluang akan penurunan laju kenaikan suku bunga AS menjadi 25 basis poin ke kisaran 4.50-4.75%. Pertemuan pejabat Fed selanjutnya untuk memutuskan tingkat suku bunga, akan berlangsung 2 Februari 2023 mendatang. Estimasi kenaikan ini lebih rendah dibandingkan sebelumnya, sehingga tentunya hal ini memberikan angin segar bagi pasar obligasi global, termasuk Indonesia.

Tak hanya faktor eksternal, beberapa faktor positif dalam negeri juga mendukung pasar obligasi di 2023:

  • Penerbitan obligasi yang lebih rendah di 2023, akan membuat supply obligasi berkurang di pasar. Hal ini diakibatkan oleh pertumbuhan pendapatan Pemerintah yang baik di tahun 2022, sehingga Pemerintah tidak perlu menerbitkan surat hutang yang terlalu banyak.
  • Jumlah kepemilikan investor asing di pasar obligasi yang cukup rendah atau underowned, dimana hal tersebut dapat mengurangi volatilitas akibat massive net sell dari investor asing.
  • Indikator makro yang semakin baik, dimana Pemerintah berencana menurunkan defisit anggaran di bawah 3% di tahun 2023
  • Potensi perlambatan ekonomi global dan potensi pelonggaran kebijakan bank sentral, memicu permintaan terhadap aset pendapatan tetap (non-risky asset)

Secara keseluruhan, prospek untuk pasar obligasi di tahun ini sangatlah menarik. Maka dari itu, akumulasi pada Reksa Dana Pendapatan Tetap merupakan solusi yang tepat, karena 80% alokasi dananya sebagian besar ditempatkan pada instrumen obligasi (surat utang) dan sisanya ke pasar uang.

OCBC NISP menawarkan berbagai macam Reksa Dana Pendapatan Tetap, yang dikelola oleh Manajer Investasi yang memiliki kredibilitas cukup baik.

Kinerja Reksa Dana Pendapatan Tetap Rupiah per 17 Januari 2023

Nama Reksa Dana Dividen/ Non-Dividen Strategi Portfolio Kinerja 3 bulan* Kinerja 6 bulan*
Ashmore Dana Obligasi Nusantara Dividen (per 6 bulan) Menengah – panjang 1.75% 2.30%
Ashmore Dana Obligasi Unggulan Nusantara Dividen (bulanan) Pendek 1.24% -0.77%
Schroder Dana Mantap Plus II Dividen (per 6 bulan) Menengah – panjang 3.92% 2.32%
Schroder Dana Andalan II Dividen (bulanan) Pendek 0.08% -0.91%
BNP Paribas Prima II Non – dividen Menengah – panjang 4.51% 4.52%
Batavia Dana Obligasi Ultima Dividen (bulanan) Pendek 1.65% 0.56%
Manulife Pendapatan Bulanan II Dividen (bulanan) Pendek 1.26% 0.13%
Mandiri Investa Dana Utama Dividen (bulanan) Pendek 1.02% -0.25%

Sumber: Bloomberg, 17 Januari 2023

*Kinerja dihitung di luar pembayaran dividen reguler

Kunjungi website kami disini untuk informasi lebih lanjut, atau hubungi Relationship Manager Anda, atau kunjungi cabang OCBC NISP terdekat.

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Wealth Management

Wealth Management

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Mudik Aman? Jangan Sampai Data Pribadi Anda Dicuri via Wi-Fi Publik!
  • Individu

Mudik Aman? Jangan Sampai Data Pribadi Anda Dicuri via Wi-Fi Publik!

11 Mar 2026
Mudik dan libur Lebaran memang penuh kegembiraan — tapi di balik senyum pulang kampung, ada ancaman tersembunyi yang tak terlihat.
Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan
  • Individu

Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan

10 Mar 2026
Pendidikan dari sekolah dasar hingga menengah atas adalah hak setiap anak. Orang tua juga pastinya ingin memberikan yang terbaik untuk anak tercinta dengan memasukan anaknya ke sekolah yang paling bagus untuk memberikan pendidikan paling baik.
Transparansi Informasi: Kunci Bijak Mengelola Keuangan Sebagai Nasabah
  • Individu

Transparansi Informasi: Kunci Bijak Mengelola Keuangan Sebagai Nasabah

5 Mar 2026

Sebagai nasabah, Anda berhak atas informasi yang jelas, akurat, dan transparan terkait setiap produk atau layanan keuangan yang ingin Anda gunakan. Namun, sering kali, masalah muncul bukan karena produknya buruk, melainkan karena kurangnya pemahaman terhadap informasi yang tersedia sebelum penggunaan.

Perang US-Iran War: Risiko and Implikasi
  • Individu

Perang US-Iran War: Risiko and Implikasi

3 Mar 2026
Pada tanggal 28 Februari, setelah gagal mencapai kesepakatan diplomatik dengan rezim Iran, AS –berkoordinasi dengan Israel– memulai aksi militer terhadap Iran, dengan menyerang target-target militer, yang bertujuan untuk perubahan rezim dan memastikan bahwa Iran tidak memperoleh senjata nuklir.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!