Individu

Ini Deretan Bunga Deposito di Tahun 2019, Berapa Tertinggi?

31 Jan 2023 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Jika dibandingkan dengan tabungan biasa, suku bunga deposito memang terbilang jauh lebih tinggi dan menguntungkan. Namun, besaran bunga ini tetap tergantung pada jangka waktu dan penyimpanan yang dipilih.

Selain itu, naik turunnya bunga deposito juga dipengaruhi oleh beberapa hal, di antaranya seperti inflasi, Return on Asset (ROA) dan Loan to Deposit Ratio (LDR).

Lantas, men bunga deposito tertinggi 2019? Untuk mengetahui jawabannya, yuk baca uraiannya di bawah ini!

Bunga Deposito Tertinggi 2019

Berdasarkan data dari Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) per 30 Desember 2019, bunga deposito tertinggi 2019 adalah sebesar 7%.

Untuk deposito tenor 1 bulan, Bank ICBC Indonesia memiliki penawaran paling tinggi, yakni sebesar 6,5%. Barulah setelah itu diikuti oleh Bank Tabungan Negara (BTN) dengan bunga 6,3%.

Sedangkan untuk deposito tenor 3 bulan, bunga terbesar ditawarkan oleh Bank Mayora, yakni 6,8%.

Kemudian, untuk deposito tenor 6 bulan, Bank ICBC Indonesia memiliki penawaran bunga paling tinggi, yakni sebesar 6,6%.

Lalu, untuk deposito 12 bulan, bunga tertinggi ditawarkan oleh Bank Mega dengan jumlah 7%.

Selengkapnya, simak rincian bunga deposito dari data yang dihimpun oleh Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) pada 30 Desember 2019.

Tabel daftar bunga deposito tertinggi 2019

Tabel daftar bunga deposito tertinggi 2019

Baca juga: Cara Menghitung Bunga Deposito Paling Mudah, Ini Rumusnya!

Faktor yang Memengaruhi Fluktuasi Suku Bunga Deposito

Di antara beberapa instrumen investasi lainnya, deposito memang merupakan salah satu yang memiliki risiko paling rendah.

Meskipun begitu, suku bunga yang dimiliki akan selalu berfluktuasi atau naik turun. Adapun beberapa hal yang memengaruhi adalah sebagai berikut:

1. Likuiditas Ekonomi Sebuah Negara

Faktor pertama yang bisa memengaruhi jumlah bunga deposito tertinggi pada tahun 2019 di atas adalah likuiditas ekonomi sebuah negara.

Dalam hal ini, likuiditas ekonomi berkaitan dengan jumlah uang yang beredar di sebuah negara.

Jika likuiditas ekonomi meningkat, maka kemungkinan naiknya suku bunga deposito akan semakin besar. 

2. Inflasi

Inflasi juga ikut andil dalam perubahan jumlah suku bunga deposito. Sebab, jika inflasi meningkat, maka bunga deposito akan ikut naik juga.

3. Return on Asset (ROA)

Jumlah bunga deposito tertinggi 2019 di atas juga dipengaruhi oleh Return on Asset (ROA).

Rasio ini digunakan untuk menghitung kemampuan manajemen bank dalam memperoleh laba secara keseluruhan.

Semakin besar ROA-nya, maka akan semakin tinggi pula keuntungan yang dimiliki oleh bank tersebut. Nah, jika ROA meningkat, maka suku bunga deposito juga akan semakin tinggi.

4. Capital Adequacy Ratio (CAR)

Selain ROA, jumlah bunga tertinggi pada tahun 2019 di atas juga dipengaruhi oleh Capital Adequacy Ratio (CAR).

Singkatnya, Capital Adequacy Ratio adalah rasio untuk mengukur kecukupan modal bank dalam menunjang aktiva yang menghasilkan risiko.

Jika CAR sebuah bank meningkat, maka suku bunga depositonya akan menurun.

Nah, berdasarkan ketentuan Bank Indonesia (BI), untuk masuk ke kategori sehat, sebuah bank harus memiliki CAR paling sedikit 8%.

5. Perkembangan Ekonomi

Dalam hal ini, perkembangan ekonomi memiliki pengaruh negatif terhadap suku bunga deposito.

Jadi, jika perekonomian negara meningkat, maka suku bunga deposito secara umum akan menurun.

6. Loan to Deposits Ratio (LDR)

Loan to Deposits Ratio menggambarkan perbandingan antara uang yang dipinjamkan serta jumlah deposito milik bank.

Jika jumlah pinjaman terlalu besar dibandingkan uang yang didepositokan oleh nasabah, bank bisa kekurangan dana untuk dipinjamkan.

Jadi, untuk mengatasi hal tersebut, bank akan meningkatkan suku bunga agar nasabah tertarik mendepositokan uangnya.

Sebaliknya, jika sudah memiliki terlalu banyak deposito, maka bank akan menurunkan suku bunganya.

Demikianlah ulasan seputar deretan bunga deposito tertinggi pada tahun 2019 dan faktor-faktor yang memengaruhi fluktuasinya.

Nah, jika Sobat OCBC NISP tertarik untuk mengetahui insight lebih banyak seputar dunia investasi, baik itu deposito, saham, maupun reksadana, yuk cek artikel-artikel lain di blog OCBC NISP!

Baca juga: Daftar 10 Bank dengan Suku Bunga Deposito yang Paling Tinggi

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Deposito

Deposito

Kelola keuangan bisnis jadi lebih cepat dan mudah

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan
  • Individu

Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan

10 Mar 2026
Pendidikan dari sekolah dasar hingga menengah atas adalah hak setiap anak. Orang tua juga pastinya ingin memberikan yang terbaik untuk anak tercinta dengan memasukan anaknya ke sekolah yang paling bagus untuk memberikan pendidikan paling baik.
Transparansi Informasi: Kunci Bijak Mengelola Keuangan Sebagai Nasabah
  • Individu

Transparansi Informasi: Kunci Bijak Mengelola Keuangan Sebagai Nasabah

5 Mar 2026

Sebagai nasabah, Anda berhak atas informasi yang jelas, akurat, dan transparan terkait setiap produk atau layanan keuangan yang ingin Anda gunakan. Namun, sering kali, masalah muncul bukan karena produknya buruk, melainkan karena kurangnya pemahaman terhadap informasi yang tersedia sebelum penggunaan.

Manfaatkan THR untuk Mencapai Tujuan Keuangan Jangka Panjang
  • Individu

Manfaatkan THR untuk Mencapai Tujuan Keuangan Jangka Panjang

3 Mar 2026
Di tengah persiapan mudik dan kebutuhan hari raya yang melonjak, dana THR sering kali digunakan sebagai "bonus" untuk bersenang - senang. Namun, jika tidak dikelola dengan bijak, THR hanya akan menjadi dana yang "numpang lewat" di rekening. Padahal, jika dialokasikan dengan tepat, THR dapat menjadi salah satu faktor untuk mempercepat tercapainya tujuan keuangan jangka panjang kamu.
Perang US-Iran War: Risiko and Implikasi
  • Individu

Perang US-Iran War: Risiko and Implikasi

3 Mar 2026
Pada tanggal 28 Februari, setelah gagal mencapai kesepakatan diplomatik dengan rezim Iran, AS –berkoordinasi dengan Israel– memulai aksi militer terhadap Iran, dengan menyerang target-target militer, yang bertujuan untuk perubahan rezim dan memastikan bahwa Iran tidak memperoleh senjata nuklir.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!