Tanda-tanda keuangan yang tidak sehat dalam hubungan dapat dikenali dengan melihat kebiasaan pasangan dalam mengelola keperluan finansialnya. Hal ini merupakan sesuatu yang natural ketika Sobat OCBC NISP memulai suatu hubungan secara serius.
Manajemen keuangan seseorang dapat menjadi indikasi apakah mereka dapat dipercaya sebagai pasangan. Terdapat beberapa tanda yang bisa Anda kenali sebagai red flag finansial dalam suatu hubungan.
Lantas, apa saja hal-hal yang patut diamati sebagai indikator keuangan yang tidak sehat dalam hubungan? Yuk, kenali tanda-tandanya di bawah ini!
10 Tanda Keuangan yang Tidak Sehat dalam Hubungan
Tidak jarang pasangan menemui masalah keuangan dan berpisah karenanya. Pasalnya, uang merupakan salah satu sumber konflik di dalam hubungan dan topik yang sulit dibicarakan secara umum.
Maka dari itu, perlu diamati tanda-tanda keuangan yang tidak sehat dalam hubungan sebelum Anda memutuskan untuk hidup bersama pasangan. Masalah keuangan rumah tangga tidak hanya merusak hubungan, namun juga kondisi mental dan fisik Anda.
Sebelum memasuki jenjang hubungan yang lebih serius, pastikan pasangan Anda tidak memiliki masalah finansial. Terlebih lagi, Anda perlu mengamati kebiasaan pengeluaran pribadinya dan efeknya terhadap keuangan dalam hubungan.
Untuk memahami lebih jelas tentang situasi keuangan yang tidak sehat dalam hubungan, Anda perlu mengenali tanda-tandanya. Berikut poin–poin penjelasannya:
1. Menghindari Pembicaraan Seputar Keuangan
Salah satu tanda merah yang harus dikenali oleh pasangan adalah ketidakinginan membicarakan kondisi keuangan. Dalam hubungan, pasangan yang menghindari diskusi soal keadaan finansialnya akan cenderung menyembunyikan masalah di belakang Anda.
Ketika menjalin hubungan dekat, kedua belah pihak sepatutnya dapat menyikapi hal-hal krusial dengan bijak. Apabila pasangan Anda tidak terbuka dalam menjawab pertanyaan seputar kondisi keuangannya, maka hal tersebut patut dicatat sebagai red flag.
2. Memiliki Masalah dengan Kartu Kredit
Penggunaan kartu kredit yang tidak dikelola dengan baik dapat menjadikan masalah besar dalam kehidupan pasangan. Kenali tanda-tanda kecanduan kartu kredit hingga kebiasaan belanja kompulsifnya mengorbankan kebutuhan utama rumah tangga.
Apabila Anda terjebak di situasi seperti di atas, maka bicarakanlah masalah tersebut secara baik-baik dengan pasangan. Jika tidak ada perubahan, maka carilah bantuan profesional untuk membantu mengelola keuangan dengan meneliti isu tersebut dari akarnya.
3. Menyembunyikan Utang dari Pasangan
Keuangan yang tidak sehat dalam hubungan bisa dimulai dari ketidakjujuran masalah finansial, utamanya terkait utang. Pasangan yang berbohong masalah ini tidak dapat dipercaya dalam menangani kebutuhan hidup sehari-hari dalam rumah tangga.
Isu ini tidak hanya melibatkan utang saja, tetapi kebiasaan berbohong yang dapat menyebabkan masalah di kemudian hari. Penyangkalan atas situasi tersebut bisa merenggangkan hubungan dan berpotensi menyebabkan isu finansial yang lebih serius.
4. Tidak Dapat Mengikuti Anggaran
Kebiasaan keuangan yang baik bisa menyelamatkan hubungan rumah tangga. Sebelum memasuki jenjang yang lebih serius, sebaiknya Anda dan pasangan membuat anggaran dan mencoba mengatur keuangan sesuai dengan rencana yang sudah dibuat.
Cobalah buat anggaran dengan mendiskusikan kebutuhan utama dengan pasangan. Anda bisa mengambil langkah awal dengan menegosiasikan cara tepat untuk mengatur keuangan yang sesuai dengan mengamati pemenuhan keperluan pribadi pasangan.
5. Terlambat Membayar Tagihan
Keuangan yang tidak sehat dalam hubungan bisa dilihat dari kebiasaan terlambat membayar tagihan. Hal tersebut merupakan salah satu isu finansial yang perlu dihindari dalam kehidupan rumah tangga.
Jika Anda tinggal bersama pasangan, hal ini bisa menjadi pertanda buruk yang berdampak negatif pada kualitas hidup. Kebiasaan buruk tersebut tidak hanya mempengaruhi keadaan keuangan, namun juga hubungan Anda dengan pasangan.
6. Tidak Memiliki Tabungan
Di tengah ketidakpastian situasi ekonomi saat ini, kepemilikan tabungan menjadi aset penting dalam kelangsungan hidup bersama pasangan. Menyisihkan uang secara rutin bisa membantu Anda memenuhi kebutuhan mendadak yang tidak bisa diprediksi.
Apabila pasangan Anda enggan menyimpan sebagian uangnya, maka kebiasaan tersebut bisa berdampak negatif pada keadaan keuangan di masa mendatang. Untuk itu, Anda bisa mulai mengubah cara pandang pasangan dan berinisiatif untuk menabung mulai sekarang.
7. Sering Meminjam Uang
Tidak jarang transaksi pinjam uang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Namun hal tersebut bisa menyebabkan keadaan keuangan yang tidak sehat dalam hubungan apabila dilakukan terus menerus.
Keadaan tersebut akan memburuk apabila pasangan Anda tidak dapat membayar kembali uang pinjaman. Kebiasaan ini bisa mengindikasikan ketergantungan kepada orang lain dan rasa tidak tanggung jawab yang bisa membawa dampak buruk pada keadaan keuangan dalam hubungan.
8. Terlalu Mengontrol Pengeluaran Pasangan
Di sisi lain, Anda juga perlu mengenali tanda-tanda pasangan yang terlalu mengontrol keuangan. Melakukan pengecekan finansial memang penting, namun hal tersebut perlu dilakukan dalam batas wajar.
Pastikan pasangan tidak memegang kontrol atas keuangan Anda. Kontrol yang berlebihan merupakan penyalahgunaan kekuasaan dan merupakan tanda keuangan yang tidak sehat dalam hubungan.
Itu dia pembahasan singkat mengenai delapan tanda kondisi keuangan yang tidak sehat dalam hubungan. Pastikan untuk mencari solusi yang berdampak positif kepada kedua belah pihak untuk mempertahankan hubungan Anda dengan pasangan.
Semoga informasi di atas dapat memberikan Sobat OCBC NISP solusi untuk menyelesaikan masalah keuangan dengan pasangan. Yuk, cek informasi seputar manajemen keuangan menarik lainnya untuk menghindari masalah keuangan dalam hubungan di blog OCBC NISP!
Baca juga: