Individu

Berinvestasi Dengan Strategi Alokasi Aset

7 Mar 2023 • Ditulis oleh: Tim Wealth Management OCBC NISP

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

“Don’t Put Your Egg in One Basket” merupakan istilah yang sudah sering didengar oleh para investor dan terbukti strategi ini cukup efektif untuk mengoptimalkan return suatu portfolio keuangan secara keseluruhan dan mengelola risiko dalam jangka panjang. Oleh karena itu, bagi investor jangka panjang, dapat mempertimbangkan menggunakan strategi alokasi aset, yaitu membagi portfolio keuangan ke beberapa jenis instrumen yang sesuai toleransi risiko. Tabel berikut di bawah menggambarkan kinerja kelas aset yang berbeda setiap tahunnya. Dapat dilihat bahwa tidak ada kelas aset yang dapat membukukan return terbaik terus-menerus. Hal ini diakibatkan oleh pergerakan pasar modal yang dinamis mengikuti ekspektasi terhadap pertumbuhan ekonomi di masa depan. Sehingga, terdapat beberapa jenis kelas aset tertentu yang akan lebih unggul dibandingkan kelas aset lainnya di setiap siklus.

Indonesia 10 Years Asset Class Returns

Sumber: diolah dari Bloomberg, Januari 2023

Salah satu keunggulan strategi alokasi aset adalah mengelola risiko. Berikut jenis risiko yang termitigasi dengan melakukan strategi alokasi aset, selain risiko pasar:

  • Mengurangi risiko konsentrasi (overconcentration) pada satu jenis kelas aset, mengingat setiap kelas aset memiliki risiko volatilitas pasar
  • Mengurangi risiko opportunity loss. Dengan membagi-bagi kelas aset berdasarkan toleransi risiko, maka investor akan mendapatkan kesempatan untuk berinvestasi di kelas aset yang memiliki potensi return lebih baik

Mengatur strategi alokasi aset pada portfolio investasi tidaklah rumit. Cukup mengikuti langkah-langkah berikut untuk menentukan strategi alokasi aset yang tepat untuk Anda:

  1. Kenali profil risiko
  2. Menentukan tujuan investasi
  3. Mengetahui profil keuangan
  4. Pembentukan strategi investasi
  5. Evaluasi kinerja portfolio secara berkala

Berikut contoh strategi alokasi aset berdasarkan profil risiko, yang dapat dijadikan acuan oleh investor dalam berinvestasi:

Strategi Alokasi Aset

Setelah mengatur alokasi aset dalam portfolio investasi, jangan lupa untuk mengevaluasi kinerja aset-aset tersebut secara berkala, setidaknya 6 hingga 12 bulan sekali. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa kinerja aset masih sesuai dalam membantu Anda mencapai tujuan investasi Anda.

Informasi lebih lanjut untuk produk-produk investasi di OCBC NISP, silahkan klik tautan berikut

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Wealth Management

Wealth Management

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan
  • Individu

Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan

27 Mar 2026
Kepercayaan Jadi Kunci: Ini Hubungan Sehat antara Bank & Nasabah
  • Individu

Kepercayaan Jadi Kunci: Ini Hubungan Sehat antara Bank & Nasabah

26 Mar 2026
Dalam kehidupan sehari-hari, kita mempercayakan banyak hal penting kepada bank, diantaranya: menyimpan dana, menerima gaji, membayar tagihan, hingga merencanakan masa depan melalui tabungan atau investasi. Semua itu berjalan baik karena adanya satu hal mendasar, yaitu kepercayaan.
Memanfaatkan Momentum Yield Obligasi Indonesia Sebagai Passive Income
  • Individu

Memanfaatkan Momentum Yield Obligasi Indonesia Sebagai Passive Income

26 Mar 2026
Cewek Green-Flag 2026:  Bukan Cuma Self Love Tapi Juga Self-Saving
  • Individu

Cewek Green-Flag 2026: Bukan Cuma Self Love Tapi Juga Self-Saving

13 Mar 2026
OCBC Fitness Index 2025 menunjukkan bahwa hanya 89% anak muda di Indonesia rutin menabung, turun 3% dari tahun sebelumnya di angka 92%

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!