Apa Itu Rupiah Digital? Inilah Fungsi & Kelebihannya

9 Mar 2023

Rupiah Digital adalah jenis uang digital yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.

Rupiah Digital adalah jenis uang digital yang diterbitkan secara langsung oleh Bank Indonesia selaku otoritas moneter.

Jenis uang yang satu ini memungkinkan Anda untuk bertransaksi lebih mudah dan efisien, dengan uang yang berwujud digital, mirip dengan uang elektronik.

Meskipun terdengar memiliki konteks dan fungsi yang sama, baik uang kartal, uang elektronik, maupun Rupiah Digital ternyata memiliki perbedaan yang cukup mencolok, lho.

Sudah pernahkah Sobat OCBC NISP mendengar berita terbaru soal Rupiah Digital ini?

Artikel kali ini akan membahas apa itu Rupiah Digital, fungsi, kelebihan, hingga apa saja perbedaannya dengan uang elektronik.

Yuk, langsung saja, simak penjelasannya di bawah ini!

Apa Itu Rupiah Digital?

Rupiah Digital adalah mata uang digital yang belum lama ini diterbitkan oleh Bank Indonesia.

Agak mirip dengan mata uang kripto, harga Rupiah Digital ini juga disesuaikan dengan mata uang kartal negara terkait, yakni Indonesia.

Mata uang digital yang satu ini juga disebut sebagai CBDC, atau Central Bank Digital Currency.

Pada dasarnya, Rupiah Digital maupun uang kartal dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran yang sah.

Perbedaan yang paling mencolok di antara keduanya hanyalah bentuk. Jika uang kartal berwujud fisik, maka Rupiah Digital adalah uang yang berwujud digital.

Fungsi Rupiah Digital

Pada dasarnya, Rupiah Digital Bank Indonesia memiliki fungsi sebagai alat pembayaran. Namun, terdapat beberapa fungsi khusus yang mungkin belum Anda ketahui.

Selain berfungsi sebagai medium of exchange, atau alat pembayaran yang sah, Rupiah Digital juga berfungsi sebagai unit of account.

Unit of account sendiri mendefinisikan uang sebagai satuan hitung. Begitupun Rupiah Digital yang dapat menunjukkan nilai dari suatu barang atau jasa yang diperjualbelikan.

Rupiah Digital adalah jenis uang yang juga dapat dimanfaatkan sebagai store of value, yakni uang yang disimpan dan akan dipergunakan untuk membeli sesuatu di masa mendatang.

Nah, salah satu fungsi yang tak biasa dari rupiah digital ini adalah bisa digunakan untuk membeli sesuatu yang ada di Metaverse, lho.

Kemampuan Rupiah Digital untuk merambah Metaverse inilah yang membuatnya berbeda dengan rupiah kartal yang sering kita belanjakan di dunia nyata.

Perbedaan Rupiah Digital dengan Uang Elektronik

Rupiah Digital adalah jenis uang yang fungsinya tidak berbeda jauh dengan uang kartal maupun uang elektronik, yakni sebagai alat pembayaran yang sah.

Lantas, apa perbedaan antara Rupiah Digital dengan uang elektronik. Yuk, langsung simak pembahasannya berikut ini!

1. Proses Penerbitan

Perbedaan pertama antara uang elektronik dan Rupiah Digital adalah proses penerbitannya.

Rupiah Digital yang juga merupakan CDBC diterbitkan oleh bank sentral, yakni Bank Indonesia, sebagai uang yang dapat dijadikan alat pembayaran yang sah.

Dengan kata lain, Rupiah Digital dapat menggantikan fungsi uang kartal.

Sementara pada konsep uang elektronik, Anda harus menyetorkan sejumlah uang terlebih dahulu kepada penerbit yang kemudian disimpan pada media elektronik sebelum dapat digunakan untuk bertransaksi.

2. Penerbit

Perbedaan kedua antara uang elektronik dan Rupiah Digital adalah pada penerbitnya.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Rupiah Digital merupakan jenis uang yang diterbitkan secara langsung oleh Bank Indonesia selaku otoritas moneter.

Sementara itu, uang elektronik diterbitkan oleh pihak swasta atau non-perbankan yang terkait dengan uang elektronik tersebut.

Kelebihan Rupiah Digital

Rupiah Digital memiliki berbagai kelebihan yang dapat Anda ketahui di bawah ini:

1. Transaksi Aman

Rupiah Digital adalah jenis uang yang dibekali dengan teknologi blockchain. Teknologi ini memungkinkan Anda untuk melakukan transaksi yang aman dan terlindungi.

Selain itu, Rupiah Digital yang berwujud non-fisik mampu meminimalisir terjadinya kehilangan uang, atau kesalahan dalam menghitung uang yang sangat umum terjadi.

2. Biaya Transaksi Rendah

Rupiah Digital menawarkan kelebihan berupa biaya transaksi yang rendah. Biaya transaksi yang diterapkan oleh Rupiah Digital lebih rendah dibandingkan mata uang konvensional.[1] 

3. Waktu Transaksi Cepat

Bertransaksi menggunakan Rupiah Digital memungkinkan Anda untuk melakukan transaksi dengan lebih cepat.

Rupiah Digital yang berbentuk non-fisik juga lebih praktis untuk digunakan dibandingkan uang kartal, sehingga memungkinkan transaksi Anda lebih efisien secara waktu.[2]

4. Aksesibilitas Luas

Rupiah Digital memiliki aksesibilitas yang luas, sebab jenis uang ini dapat digunakan oleh siapapun tanpa memandang pendapatan, atau golongan tertentu.

Bahkan bagi Anda yang masih awam dengan penggunaan teknologi, jangan ragu untuk menggunakan jenis uang yang satu ini, sebab Rupiah Digital memungkinkan Anda untuk bertransaksi dengan lebih mudah dan efisien.

Demikianlah pembahasan mengenai Rupiah Digital yang perlu Anda ketahui. Setelah membaca penjelasan di atas, sudahkah Anda tertarik untuk menggunakan jenis uang yang satu ini?

Setiap jenis uang memang memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing, baik itu uang kartal, uang elektronik, maupun Rupiah Digital sendiri.

Namun, Rupiah Digital memungkinkan Anda untuk merasakan pengalaman bertransaksi yang lebih baik dibanding menggunakan uang kartal.

Pada dasarnya, Rupiah Digital akan lebih mudah digunakan jika Sobat OCBC NISP sudah berpengalaman menggunakan e-wallet atau uang elektronik lainnya.

Simak selalu Blog OCBC NISP untuk mengetahui lebih banyak informasi tentang investasi dan keuangan!

Baca juga: Apa Itu Uang Elektronik? Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya 

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi - 28 Mei 2024

3 Cara Cek Sisa Token Listrik di Rumah Sebelum Berbunyi

Baca

Edukasi - 28 Mei 2024

Mengenal Koin Tiktok, Fungsi dan Cara Top Up dengan Mudah

See All

Produk Terkait

Individu

Individu

Solusi perbankan OCBC siap bantu kamu penuhi semua aspirasi dalam hidup #TAYTB

Download OCBC mobile