Equity Market Adalah: Pengertian, Contoh, dan Indeksnya

6 Apr 2023

Equity market adalah istilah yang harus diketahui penggiat saham. Apa itu?

Equity market adalah salah satu jenis pasar keuangan yang memiliki peran penting dalam perekonomian global.

Pasalnya, equity market adalah tempat di mana saham-saham perusahaan diperdagangkan secara terbuka.

Selain itu, harga saham di equity market dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran pasar serta faktor-faktor lain seperti ekonomi, politik, dan sosial.

Untuk memahami apa yang dimaksud dengan equity market, simak penjelasannya di bawah ini!

Apa itu Equity Market?

Apakah Sobat OCBC NISP familiar dengan istilah pasar modal? Nah, equity market merupakan bagian dari pasar modal.

Pasar modal adalah tempat jual beli berbagai instrumen keuangan jangka panjang, seperti obligasi, saham, dan reksa dana. Sementara itu, equity market hanya menjual saham.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa equity market adalah tempat di mana saham perusahaan diterbitkan dan diperdagangkan, baik melalui bursa atau pasar mancanegara.

Nama lain dari equity market adalah pasar saham, bursa saham, atau bursa efek.

Adapun fungsi equity market adalah sebagai titik temu penjual saham (emiten atau perusahaan) dengan pembeli (investor).

Dengan equity market, perusahaan sebagai emiten dapat mengembangkan modal untuk mengembangkan bisnis mereka.

Sementara itu, investor dapat memiliki sebagai modal perusahaan dengan membeli sahamnya.

Contoh Equity Market Terbesar di Dunia

Di Indonesia, terdapat 2 equity market, yaitu Indonesia Stock Exchange (IDX) dan Bursa Efek Surabaya (BES).

IDX sendiri merupakan equity market terbesar pertama di Indonesia dan ke-27 di dunia dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai 578,63 miliar dolar per Februari 2022.

Lantas, apa saja equity market terbesar di dunia? Berikut ini OCBC NISP sajikan lima pasar saham terbesar di dunia saat ini.

1. New York Stock Exchange

Urutan pertama terbesar untuk equity market adalah New York Stock Exchange (NYSE) yang berlokasi di New York, Amerika Serikat sesuai dengan namanya.

NYSE merupakan equity market pertama di Amerika dan terbesar di dunia berdasarkan total kapitalisasi pasar dari sekuritas yang terdaftar.

NYSE dibentuk pada 17 Mei 1792 dengan memperdagangkan lima sekuritas, yang mencakup tiga obligasi pemerintah dan dua saham bank.

Pada tahun 2022, tercatat ada lima miliar saham diperdagangkan di NYSE dengan total kapitalisasi pasar mencapai 24,6 triliun dolar.

2. NASDAQ

Urutan kedua terbesar untuk equity market adalah NASDAQ atau National Association of Securities Dealers Automated Quotations yang juga berlokasi di New York, Amerika Serikat.

NASDAQ merupakan equity market elektronik, sehingga investor dapat membeli dan menjual saham melalui jaringan komputer.

Kini, lebih dari 3300 perusahaan menjual sahamnya di NASDAQ. Equity market yang satu ini dinilai unik karena berfokus memperdagangkan saham perusahaan berteknologi tinggi.

Agar bisa mendaftarkan perusahaannya di NASDAQ, ada beberapa kriteria finansial spesifik yang harus dipenuhi, seperti memiliki jumlah nilai saham sekurang-kurangnya 1,1 juta dolar.

Perusahaan yang tidak dapat mencapai kriteria tersebut dapat mendaftarkan diri di NASDAQ Small Caps Market.

Baca juga: 1 Lot Saham Berapa Lembar? Ini Arti, Harga, dan Info Seputar

3. Tokyo Stock Exchange

Tokyo Stock Exchange (TSE) adalah equity market terbesar di Jepang yang berpusat di Tokyo.

Didirikan sejak 15 Mei 1878, kini sudah ada 3.784 perusahaan terdaftar dalam bursa saham tersebut.

Adapun lima saham terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar yang terdaftar di Tokyo Stock Exchange pada akhir Juli 2021 adalah:

- Toyota Motor Corporation (¥319.936)

- Keyence Corporation (¥147.724)

- Sony Group Corporation (¥143.445)

- SoftBank Group Corp. (¥117.798)

- Rekrut Holdings Co. (¥95.465)

4. Shanghai Stock Exchange

Shanghai Stock Exchange merupakan equity market terbesar pertama di Daratan Cina dan keempat di dunia setelah NYSE, NASDAQ, dan TSE.

Adapun emiten yang terdaftar di SSE digolongkan ke dua kelas utama saham, yaitu A-shares dan B-shares.

A-shares merupakan saham dalam yuan yang hanya tersedia untuk investasi asing melalui QFII (Qualified Foreign Institutional Investor).

Sementara itu, B-shares merujuk pada saham dalam dolar AS yang terbuka untuk investasi asing.

Perusahaan yang terdaftar di SSE diharuskan untuk menyusun dan memberikan laporan secara berkala sesuai dengan batas waktu tertentu.

5. Euronext Europe

Euronext merupakan equity market terbesar di Eropa dan mengoperasikan bursa di Paris, Amsterdam, Brussels, Lisbon, Dublin, Oslo, dan Milan.

Pada tahun 2021, ada 1900 emiten yang terdaftar di Euronext dengan kapitalisasi pasar lebih dari 6 triliun euro.

Adapun beberapa indeks ekuitas yang terkenal meliputi:

- AEX di Masterdam

- BEL 20 di Brussels

- CAC40 di Paris

- PSl 20 di Lisboa

- Euronext 100

Baca juga: 14 Jenis Saham dan Contohnya yang Wajib Diketahui Pemula

Equity Index di Indonesia

Equity index mengacu pada ukuran statistik yang menggambarkan naik-turunnya harga dari sekumpulan saham pilihan menurut kriteria dan metode tertentu.

Indeks saham memiliki fungsi yaitu memperkirakan kinerja dari pasar modal dan produk-produk investasi.

Misalnya, investor hendak mengetahui gambaran naik-turunnya harga saham secara menyeluruh di IHSG, equity index bisa menjadi patokan kinerja portofolio dan memperkirakan profit.

Jika IHSG-nya turun, itu berarti harga saham turun lebih banyak daripada yang naik, begitu pun sebaliknya.

Saat ini, ada 22 jenis indeks saham yang dikategorisasikan berdasarkan kriteria tertentu.

Adapun beberapa kategorisasi indeks saham yang perlu Sobat OCBC NISP ketahui antara lain, yaitu:

1. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengukur pergerakan semua saham di Bursa Efek Indonesia

2. Indeks saham dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar yang didorong oleh baiknya fundamental perusahaan, seperti Indeks LQ45, IDX30, Kompas100, Bisnis27, Investor33, dan MNC36

3. Indeks saham yang punya kapitalisasi pasar menengah dan kecil, seperti Pefindo25, IDX SMC, dan IDX SMC Composite

4. Indeks untuk mengukur performa saham syariah yang sesuai dengan DES (Daftar Efek Syariah) dan ditetapkan OJK, yaitu Indeks Saham Syariah (ISS), Jakarta Islamic Index (JII), dan Jakarta Islamic Index 70 (JII70)

5. Indeks untuk mengukur harga saham perusahaan yang punya kinerja baik dalam mendukung usaha berkelanjutan, yaitu SRI KEHATI

Demikian penjelasan lengkap mengenai equity market mulai dari pengertian hingga index saham yang berlaku di pasar global.

Dapat disimpulkan bahwa equity market adalah tempat di mana perdagangan saham global dilaksanakan.

Bagi yang ingin menerbitkan saham perusahaan di equity market, Anda bisa gunakan layanan modal dan ekuitas OCBC NISP.

Dengan layanan tersebut, Anda bisa mendapatkan berbagai keuntungan seperti penambahan modal bisnis, peningkatan valuasi perusahaan, serta dukungan relationship manager.

Tunggu apa lagi? Yuk kembangkan bisnis Anda bersama OCBC NISP!

Baca juga: 8 Perbedaan Reksadana dan Saham, Mana yang Lebih Untung?

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi - 24 Jun 2024

Rekomendasi Tempat Wisata Low Budget di Jogja, Ada yang Gratis!

Baca

Edukasi - 24 Jun 2024

5 Tempat Wisata Indonesia Ini Pernah Dikunjungi Artis Dunia, Loh!

See All

Produk Terkait

Individu

Individu

Solusi perbankan OCBC siap bantu kamu penuhi semua aspirasi dalam hidup #TAYTB
OCBC mobile
ONe Mobile

OCBC mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama OCBC mobile yang baru.
Wealth Management

Wealth Management

Download OCBC mobile