Individu

Rencana Anggaran Biaya (RAB): Pengertian, Contoh & Cara Buat

24 Jul 2023 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Pernahkah Sobat OCBC mendengar istilah RAB? Rencana Anggaran Biaya atau disingkat RAB adalah perkiraan perhitungan biaya yang dibutuhkan saat ingin melakukan suatu proyek tertentu.

Biasanya, rancangan anggaran dana akan dibuat sebelum proyek atau suatu event dilaksanakan. Itulah mengapa, RAB disebut dengan "rencana" atau perkiraan.

Untuk mengetahui lebih lanjut pengertian rencana anggaran biaya, fungsi, serta contohnya, simak terus informasinya melalui artikel ini, ya!

Apa itu RAB (Rencana Anggaran Biaya)?

Rencana Anggaran Biaya atau RAB adalah suatu perhitungan estimasi terkait berapa banyak biaya yang diperlukan untuk bahan baku, upah, dan anggaran tambahan lainnya dalam membuat suatu proyek tertentu.

Intinya, pengertian rencana anggaran biaya adalah perhitungan dana yang masih berupa perkiraan, dan bukan jumlah sebenarnya berdasarkan pelaksanaan (actual cost).

Secara umum, orang yang membuat perhitungan rencana anggaran biaya disebut sebagai Quantity Engineer (QE), estimator, atau Quantity Surveyor (QS).

Fungsi Rencana Anggaran Biaya

Pada dasarnya, fungsi rencana anggaran biaya adalah untuk mengetahui prakiraan jumlah harga total maupun per item yang dibutuhkan saat menjalani suatu proyek.

Dengan begitu, hal ini dapat menjadi acuan terkait sejumlah biaya pelaksanaan yang perlu dikeluarkan di masa depan.

Melalui rencana anggaran biaya, diharapkan proyek akan berjalan secara efektif dan efisien, sehingga dana diperhitungkan secara teliti tanpa adanya over budget atau bahkan over spending. 

Perlu diperhatikan, efektif dan efisien yang dimaksud, yaitu RAB dapat diperhitungkan dengan tepat serta ekonomis. Namun, hasil proyek atau bangunan tetap berkualitas sesuai standarnya.

Selain itu, berikut adalah berbagai fungsi rencana anggaran biaya lainnya: 

  • Memperhitungkan biaya keseluruhan mengenai peralatan, upah pekerja, peralatan, dan tambahan lainnya secara detail.

  • Mendata kebutuhan material dalam suatu proyek tertentu.

  • Membantu menentukan ukuran proyek serta jasa kontraktor yang tepat dan sesuai kebutuhan.

Cara Membuat RAB

Setelah mengetahui pengertian dan fungsinya, lantas bagaimana tahapan dan cara membuat RAB?

Berikut adalah beberapa langkah yang perlu Sobat OCBC lakukan dalam membuat rencana anggaran biaya:

1. Tetapkan Tujuan dan Waktu Penggunaan Anggaran 

Langkah pertama dalam membuat RAB adalah menentukan tujuan dan estimasi waktu yang akan digunakan saat memperhitungkan rencana anggaran biaya.

Dengan menerapkan tujuan sejak awal, hal ini akan membantu Sobat OCBC untuk mengetahui garis besar atau gambaran biaya, serta batas dana yang diperlukan.

2. Buat Estimasi Kebutuhan 

Langkah selanjutnya dalam menyusun rencana anggaran biaya adalah membuat daftar estimasi kebutuhan untuk kegiatan operasional.

Nantinya, Sobat OCBC dapat mengelompokkan daftar kebutuhan tersebut berdasarkan kategori, misalnya dari cara memperolehnya, seperti proses pembelian atau penyewaannya.

Selain itu, Sobat OCBC juga dapat menjumlahkan hal ini secara detail dan hampir mendekati dengan kebutuhan pada kondisi sebenarnya.

Hal ini ditujukan agar penyusunan RAB menjadi lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan, sehingga tidak mengalami kekurangan saat proyek telah berjalan.

Baca juga: Arus Kas Operasi: Pengertian, Rumus, dan Cara Menghitungnya

3. Analisis Kebutuhan Sumber Daya

Jika estimasi kebutuhan sudah dibuat, langkah berikutnya dalam menyusun rencana anggaran biaya, yaitu mencari dan menganalisis sumber daya yang dibutuhkan. 

Misalnya, jika Sobat OCBC ingin merencanakan kegiatan yang berkaitan dengan pembuatan produk, maka analisis sumber dayanya, yaitu memperkirakan berapa banyak bahan baku dalam proses produksi.

Selanjutnya, cari harga terbaik dalam mencantumkan biaya, lalu kumpulkan dan hitung keseluruhan dana yang diperlukan untuk sumber daya sesuai dengan tujuan perusahaan.

4. Riset Harga

Tahap ini dalam membuat rencana anggaran biaya dapat dimulai dari mencatat harga satuan pada setiap kebutuhan kegiatan operasional.

Perlu diperhatikan, pastikan informasi harga yang akan dicari sudah update dan relevan, sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Dengan begitu, perencanaan RAB akan menjadi lebih akurat dan tidak terlalu melenceng dari update biaya saat ini.

5. Rekapitulasi dan Evaluasi 

Jika semua data yang dibutuhkan dalam RAB sudah terisi, maka langkah selanjutnya adalah proses rekapitulasi atau memperhitungkan keseluruhan biaya secara detail.

Apabila proses rekapitulasi sudah selesai, langkah berikutnya yang perlu Sobat OCBC lakukan adalah mengevaluasinya, yakni sesuaikan antara estimasi biaya dengan batasan anggaran sebelumnya.

Baca juga: Mengenal Late Charge, Biaya Keterlambatan Bayar Kartu Kredit

Rumus dan Cara Menghitung RAB

Agar Sobat OCBC dapat memahami terkait penggunaan RAB lebih lanjut, simak contoh perhitungannya berikut ini: 

Pak Surya berencana ingin merenovasi rumah yang dimilikinya, ia membutuhkan sejumlah material atau bahan baku, tenaga kerja, serta peralatan untuk membantu prosesnya, berikut rincian perhitungannya.

Kebutuhan Biaya Material 

  • 20 semen x harga satuan Rp80.000 = Rp1.600.000

  • Pasir untuk bangunan 5 m³ x harga per meter³ Rp.200.000 = Rp1.000.000

  • 6000 buah batu bata x harga satuan Rp500 = Rp3.000.000

  • 15 kaleng cat tembok x harga satuan Rp100.000 = Rp1.500.000

  • Keramik untuk ukuran ruangan 35 m³ x harga per m² Rp150.000 = Rp5.250.000

Maka, total kebutuhan biaya material adalah sebesar Rp12.350.000.

Kebutuhan Biaya Tenaga Kerja

  • 2 orang tukang keramik x 10 hari x Rp150.000 per hari = Rp3.000.000

  • 2 orang tukang batu bata x 20 hari x Rp150.000 per hari = Rp9.000.000

  • 2 orang tukang cat x 10 hari x Rp150.000 per hari = Rp3.000.000

  • 2 orang tukang plester x 1p hari x Rp150.000 per hari = Rp3.000.000

Maka, total kebutuhan biaya tenaga kerja adalah sebesar Rp18.000.000.

Kebutuhan Sewa Alat

  • Sewa 5 hari mesin mixer semen x Rp250.000 per hari = Rp1.250.000

  • Sewa 5 hari mesin batu bata x Rp500.000 per hari = Rp2.500.000

  • Sewa 3 hari mesin pemotong keramik x Rp250.000 per hari = Rp750.000

Maka, total kebutuhan biaya sewa alat adalah sebesar Rp4.500.000

Kebutuhan Biaya Lain-Lain 

  • Biaya administrasi = Rp1.000.000

  • Biaya transportasi = Rp1.500.000

  • Biaya akomodasi = Rp500.000

  • Biaya lain-lain = Rp500.000

Maka, total kebutuhan biaya lain-lain adalah sebesar Rp3.500.000.

Dengan demikian, hasil rekapitulasi perhitungan estimasi RAB proyek renovasi pak Surya adalah: 

Total RAB = Rp12.350.000 + Rp18.000.000 + Rp4.500.000 + Rp3.500.000 = Rp38.350.000

Contoh Rencana Anggaran Biaya 

Berdasarkan perhitungan contoh rencana anggaran biaya sederhana, dapat dilihat bahwa pemilik proyek memisahkan setiap RAB sesuai dengan kategorinya.

Maka dari itu, pemilik proyek dapat mempunyai acuan untuk menjalankan operasional sesuai dengan tahapannya.

Jika Sobat OCBC ingin membuat RAB secara terstruktur, berikut adalah beberapa contohnya yang bisa diikuti:

Contoh Format RAB

ContohFormatRAB.jpg

Contoh RAB Sederhana 

ContohRABSederhana.jpg

Demikianlah penjelasan seputar rencana anggaran biaya, mulai dari mulai dari fungsi, cara menyusun dan menghitung, serta contohnya.

Dari penjelasan tersebut, dapat diketahui bahwa salah satu fungsi disusunnya RAB adalah sebagai estimasi awal modal yang perlu disiapkan.

Dengan adanya RAB, pemilik usaha dapat mengetahui besaran modal yang diperlukan untuk memastikan kegiatan bisnis dapat sesuai rencana dan bisa dilakukan hingga selesai.

Selain membuat RAB secara manual, Sobat OCBC juga bisa menggunakan layanan NYALA Bisnis yang menawarkan banyak fitur bermanfaat bagi pemilik usaha.

Yuk, atur keuangan bisnis dan dapatkan manfaatnya bersama NYALA Bisnis sekarang juga!

Baca juga: Memahami Manajemen Produksi dan Operasional dalam Bisnis

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Individu

Individu

Solusi perbankan OCBC siap bantu kamu penuhi semua aspirasi dalam hidup #TAYTB
OCBC mobile

OCBC mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama OCBC mobile yang baru.
Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Apa Itu Private Banking dan Siapa yang Memerlukannya?
  • Individu

Apa Itu Private Banking dan Siapa yang Memerlukannya?

11 Feb 2026
Cari tahu apa itu layanan private banking dan kriteria orang-orang yang memerlukannya, lengkap dengan rekomendasi layanan private banking terbaik!
Shio yang Berpotensi Kaya di 2026: Prediksi Rezeki & Strategi Finansial Cerdas
  • Individu

Shio yang Berpotensi Kaya di 2026: Prediksi Rezeki & Strategi Finansial Cerdas

9 Feb 2026
Simak daftar shio yang diprediksi berpotensi kaya di 2026 serta cara memaksimalkan peluang rezeki melalui perencanaan keuangan yang tepat. Panduan finansial inspiratif versi OCBC!
Keuntungan Nabung Emas Digital di OCBC mobile: Aman dan Praktis
  • Individu

Keuntungan Nabung Emas Digital di OCBC mobile: Aman dan Praktis

9 Feb 2026
Ini berbagai keuntungan nabung emas digital, mulai dari modal kecil, transaksi cepat, hingga mudah dicairkan. Cocok untuk pemula yang ingin mulai berinvestasi aman dan terjangkau
Bagaimana Cara Mengajukan Pinjaman untuk Usaha?
  • Individu

Bagaimana Cara Mengajukan Pinjaman untuk Usaha?

8 Feb 2026

Pengajuan pinjaman usaha dilakukan dengan melengkapi dokumen bisnis, memenuhi persyaratan, dan melalui proses penilaian kelayakan usaha.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!