Perkiraan ini didukung oleh pendangan dari para pejabat bank sental (FOMC) yang juga melihat ada potensi pemangkasan hingga tiga kali di tahun 2024.
Potensi pemangkasan suku bunga ini diperkirakan akan berpengaruh secara positif terhadap ekonomi dan pasar modal, serta mendorong laba korporasi sehingga meningkatkan keinginan investor terhadap aset berisiko, termasuk saham dan obligasi.
Berikut beberapa efek pemangkasan suku bunga terhadap pasar modal dan perekonomian;
- Pemangkasan suku bunga akan menurunkan bunga pinjaman, sehingga akan meningkatkan keinginan para pelaku usaha untuk melakukan investasi, ekspansi, ataupun “buy back” saham sehingga akan mendorong harga saham.
- Meningkatnya minat risiko yang mendorong investor untuk mengakumulasi aset berisiko.
- Saat suku bunga turun, nilai mata uang cenderung melemah, sehingga ekspor lebih kompetitif, dan mendorong laba perusahaan multinasional, dan pada akhirnya juga berdampak positif terhadap harga saham.
- Kenaikan permintaan yang datang dari keinginan investor untuk mencari imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan suku bunga yang mengalami penurunan, sehingga hal ini akan mendorong kinerja pasar obligasi dan saham.
Berikut siklus ekonomi yang diperkirakan terjadi saat suku bunga acuan mengalami penurunan:
Maka dari itu, manfaatkan setiap momentum yang terjadi di pasar modal untuk mengakumulasi obligasi dan saham melalui reksa dana. Mulailah berinvestasi untuk menambahkan asset Anda. Informasi lebih lengkap mengenai reksa dana dan obligasi di OCBC dapat dilihat di tautan berikut
https://www.ocbc.id/id/individu/wealth-management/reksa-dana