Sebagai pengguna kartu kredit, wajar jika kamu menginginkan limit kartu kredit naik. Apalagi jika kamu merasa telah menggunakan kartu kredit tersebut dalam jangka waktu yang lama.
Namun ternyata, setelah mengajukan, permohonan kamu tersebut ditolak. Kira-kira, apa alasan Bank menolak? Berikut beberapa alasan mengapa pengajuan kenaikan limit kartu kredit kamu ditolak Bank:
1. Belum Menjadi Pemegang Kartu Kredit Minimum 6 Bulan
Hal pertama yang dilihat Bank adalah masa keanggotaan kamu sebagai pemegang kartu kredit. Untuk bisa memberikan kenaikan limit, Bank umumnya menetapkan minimal keanggotaan enam bulan.
Di bawah masa keanggotaan itu, biasanya pengajuan kenaikan limit kartu kredit dapat ditolak. Namun ini bukan syarat satu-satunya karena bisa saja kamu sudah melebihi batas minimal keanggotaan namun tetap ditolak.
Baca Juga: Kartu Kredit Sang Juru Selamat Kaum Urban
2. Tidak Aktif Digunakan
Untuk bisa mendapatkan kenaikan limit, kartu kredit kamu harus selalu aktif digunakan untuk berbelanja. Hal ini akan menjadi alasan Bank untuk menaikkan kartu kredit kamu.
Jika kamu jarang memakai kartu kredit kamu atau bahkan tidak pernah memakai kartu kredit kamu lalu tiba-tiba mengajukan kenaikan limit, akan menimbulkan kecurigaan pada Bank.
Pemberian limit kartu kredit yang besar pada kartu kredit yang tidak aktif digunakan dihindari oleh Bank karena untuk mengurangi kemungkinan penyalahgunaan kartu.
3. Masih Terdapat Tunggakan Tagihan Kartu Kredit
Punya tunggakan tagihan kartu, jelas, permohonan kenaikkan limit akan ditolak. Bank hanya mau memberikan kenaikkan limit ke nasabah dengan catatan pembayaran bagus.
Apalagi jika nasabah sudah gagal bayar, permohonan naik limit pasti ditolak bank. Jadi, pastikan tidak punya tunggakan tagihan saat mengajukan naik limit kartu kredit.
Baca Juga: Kartu Kredit Virtual: Pengertian, Manfaat & Tips Membuatnya
4. Terlambat Membayar Tagihan Kartu Kredit
Bank akan melihat history kamu dalam membayar tagihan kartu kredit. Mungkin saat mengajukan kenaikan limit kartu kredit, kamu sudah tidak ada tunggakan tagihan, namun jika sering terlambat, itu bisa menjadi masalah.
Bank kemungkinan besar akan menolak pengajuan kenaikan limit kamu. Ingat bahwa pembayaran tepat waktu adalah salah satu pertimbangan kuat Bank untuk mengabulkan permohonan kamu.
5. Over Limit Penggunaan Kartu
Satu lagi yang perlu kamu jaga, jangan terlalu sering menggunakan kartu kredit hingga melebihi batas limit atau over limit. Mungkin jika hanya sesekali, Bank tidak akan mempermasalahkannya.
Namun jika hal itu sering terjadi, ini akan menjadi peringatan untuk Bank dan akan menganggap kamu tidak bisa mengelola kartu kredit dengan baik. Karena itu usahakan untuk tidak over limit.
6. Punya Catatan Buruk di BI Checking SLIK OJK
Sebelum mengabulkan permohonan, Bank akan mengecek catatan kredit kamu di BI Checking atau SLIK OJK. Bank hampir pasti akan menolak permohonan kenaikan limit jika kamu memiliki catatan yang buruk.
Bank akan benar-benar memastikan bahwa orang yang diberi kenaikan limit adalah orang yang tidak memiliki masalah keuangan. Jika BI Checking atau SLIK OJK kamu aman, urusan kredit dengan Bank juga dapat lebih mudah.
Baca Juga: Apa itu SLIK OJK:? Kenali Manfaat & Tata Cara Ceknya
7. Tidak Sesuai Ketentuan Bank Indonesia
Bank Indonesia memiliki sejumlah ketentuan terkait limit kartu kredit, yaitu: