Individu Syariah

Kartu Kredit Syariah: Hukum, Ketentuan, dan Cara Dapatnya

31 Jul 2024 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Konsep perbankan syariah di Indonesia mengalami kemajuan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Terbukti, ada banyak produk berprinsip syariah yang ditawarkan kepada publik.

Salah satu produk yang ditawarkan adalah kartu kredit syariah atau yang dikenal dengan istilah Syariah Card. Produk ini menyerupai kartu kredit pada bank konvensional, namun menggunakan prinsip syariah.

Baca juga: Akad Jual Beli: Rukun, Syarat dan Macam-macamnya

Mengenal Syariah Card dan Hukumnya

Istilah Syariah Card mulai dikenal publik setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Dewan Syariah Nasional (DSN) mengeluarkan Fatwa Nomor 54/DSN- MUI/X/2006.

Dalam fatwa tersebut, Syariah Card didefinisikan sebagai kartu yang berfungsi seperti Kartu Kredit yang hubungan hukum (berdasarkan sistem yang sudah ada) antara para pihak berdasarkan prinsip syariah.

Para pihak yang dimaksud adalah penerbit kartu (mushdir al-bithaqah), pemegang kartu (hamil al-bithaqah), dan penerima kartu (merchant, tajir, atau qabil al-bithaqah).

Hukum kartu kredit syariah atau Syariah Card adalah boleh, selama mengikuti ketentuan yang diatur dalam fatwa tersebut.

Adapun pertimbangan DSN MUI dalam mengeluarkan fatwa ini adalah untuk memberikan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan nasabah dalam melakukan transaksi, sehingga Bank Syariah dipandang perlu menyediakan sejenis kartu kredit.

Produk sejenis kartu kredit tersebut akan dianggap sebagai alat pembayaran baik untuk transaksi pembelanjaan atau penarikan tunai, dengan pembayaran dijamin dan dipenuhi terlebih dulu oleh penerbit kartu.

Setelah itu, pemegang kartu berkewajiban melakukan pelunasan kewajiban pembayaran tersebut kepada penerbit pada waktu yang disepakati secara angsuran.

Baca juga: Akad Musyarakah: Skema, Hukum, Rukun, Syarat dan Contohnya

Ketentuan Kartu Kredit Syariah

Ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi dalam produk Syariah Card agar hukumnya diperbolehkan sebagaimana fatwa DSN MUI tersebut.

Ketentuan itu meliputi ketentuan akad, ketentuan tentang batasan Syariah Card, ketentuan fee, hingga ketentuan denda. Berikut rinciannya.

1. Ketentuan Akad

Akad yang digunakan dalam Syariah Card ada tiga, yaitu:

  • Kafalah; dalam hal ini Penerbit Kartu adalah penjamin (kafil) bagi Pemegang Kartu terhadap Merchant atas semua kewajiban bayar (dayn) yang timbul dari transaksi antara Pemegang Kartu dengan Merchant. Atas pemberian Kafalah, penerbit kartu dapat menerima fee (ujrah kafalah).
  • Qardh; dalam hal ini Penerbit Kartu adalah pemberi pinjaman (muqridh) kepada Pemegang Kartu (muqtaridh) melalui penarikan tunai dari bank atau ATM bank Penerbit Kartu.
  • Ijarah; dalam hal ini Penerbit Kartu adalah penyedia jasa sistem pembayaran dan pelayanan terhadap Pemegang Kartu. Atas Ijarah ini, Pemegang Kartu dikenakan membership fee.

2. Ketentuan Batasan Syariah Card

Ada beberapa batasan yang harus dipatuhi dalam produk Syariah Card, yaitu:

  • Tidak menimbulkan riba
  • Tidak digunakan untuk transaksi yang melanggar syariah
  • Tidak mendorong pengeluaran yang berlebihan
  • Pemegang kartu utama harus memiliki kemampuan finansial yang cukup
  • Tidak memberikan fasilitas yang bertentangan dengan syariah

3. Ketentuan Fee

Ada beberapa fee atau biaya yang diperbolehkan dalam Syariah Card, yaitu:

  • Iuran anggota
  • Merchant fee
  • Fee penarikan uang tunai
  • Fee kafalah
  • Semua fee tersebut harus disebutkan saat akad secara transparan

4. Ketentuan Ta’widh dan denda

Ta’widh, yaitu Penerbit Kartu dapat mengenakan, yaitu ganti rugi terhadap biaya-biaya yang dikeluarkan akibat keterlambatan pemegang kartu dalam membayar kewajibannya yang telah jatuh tempo.

Sementara Denda keterlambatan (late charge), yaitu  Penerbit kartu dapat mengenakan denda keterlambatan pembayaran yang akan diakui seluruhnya sebagai dana sosial.

Cara mendapatkan Syariah Card sama seperti membuat kartu kredit pada umumnya.

Kamu perlu datang ke kantor bank syariah atau unit syariah terdekat dengan membawa persyaratan mulai dari KTP, NPWP, dan mengisi formulir pendaftaran yang disediakan.

Itulah ulasan mengenai Kartu Kredit Syariah yang perlu kamu ketahui. Kalau kamu ingin mendapatkan informasi lengkap mengenai produk perbankan, keuangan, dan tips-tips bermanfaat lain, silahkan buka halaman Artikel OCBC!

Baca juga: Akad Murabahah: Pengertian, Jenis, Rukun, Syarat, & Contoh

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Individu

Individu

Solusi perbankan OCBC siap bantu kamu penuhi semua aspirasi dalam hidup #TAYTB
Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC
OCBC mobile

OCBC mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama OCBC mobile yang baru.
Syariah - Simpanan

Syariah - Simpanan

Kelola keuangan lebih nyaman dengan prinsip Syariah

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

OCBC Raih Indonesia Best Succession Planning Euromoney 2026
  • Individu

OCBC Raih Indonesia Best Succession Planning Euromoney 2026

17 Jul 2026
  • OCBC berhasil meraih penghargaan Indonesia’s Best Succession Planning dari Euromoney Private Banking Awards 2026
  • Ini merupakan tahun kelima OCBC dinobatkan sebagai Indoneisa’s Best Succession Planning oleh Euromoney
  • Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan dan inovasi layanan wealth management OCBC Private Banking melalui penyediaan Wealth Planner dengan spesialisasi legacy planning, untuk membantu nasabah meneruskan kekayaan ke generasi selanjutnya.
OCBC: The Best Private Bank Indonesia 2026
  • Individu

OCBC: The Best Private Bank Indonesia 2026

17 Jul 2026
  • OCBC Indonesia dinobatkan sebagai Best Private Bank Indonesia 2026 oleh Global Banking & Finance Review Awards berkat layanan wealth management yang berhasil mencapai pertumbuhan AUM tangguh, client service excellence, serta inovasi high tech high touch.
  • OCBC menghadirkan layanan wealth management terpersonalisasi yang spesifik untuk nasabah Private Banking, didampingi oleh Dedicated Private Bankers guna membantu nasabah lebih percaya diri dalam mengambil keputusan finansial untuk mengembangkan, mengamankan, dan meneruskan kekayaannya.
  • Layanan wealth management OCBC tidak hanya berfokus pada pengembangan aset, tapi juga perlindungan (wealth protection) dan suksesi lintas generasi (legacy planning) yang didukung jaringan global OCBC Group.
Tabungan Anak Terbaik OCBC Young Nyala Jadi Consumer Finance Product of the Year
  • Individu

Tabungan Anak Terbaik OCBC Young Nyala Jadi Consumer Finance Product of the Year

17 Jul 2026
  • OCBC dinobatkan sebagai Consumer Finance Product of the Year dalam ajang ABF Retail Banking of the Year 2026.
  • Young Nyala adalah solusi perbankan digital untuk anak di bawah 17 tahun yang memfasilitasi literasi keuangan anak yang terintegrasi dengan lifestyle dan dilengkapi parental control.
  • Bisnis Young Nyala mencatatkan pertumbuhan akuisisi sebesar 114% secara year-on-year pada Januari 2026.
Transformasi Tabungan Emas Digital, OCBC Sabet Titel Gold & Precious Metal Bank of the Year 2026
  • Individu

Transformasi Tabungan Emas Digital, OCBC Sabet Titel Gold & Precious Metal Bank of the Year 2026

17 Jul 2026
  • OCBC dinobatkan sebagai Gold & Precious Metal Bank of the Year 2026 oleh Asian Banking & Finance dalam ajang bergengsi Asian Banking & Finance Retail Banking Awards 2026.
  • OCBC melalui Unit Usaha Syariah (UUS) menjadi pionir bank swasta Indonesia yang menawarkan tabungan emas digital pada 2023 dengan kolaborasi bersama Pegadaian, untuk meningkatkan aksesibilitas terhadap investasi emas.
  • Total emas yang dikelola OCBC meningkat 506% secara year-on-year hingga mencapai 771,2 kilogram pada 2025.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!