Kesehatan tidak hanya berkaitan dengan fisik dan mental saja. Kondisi keuangan juga bisa diklasifikasikan pada kondisi sehat dan tidak sehat. Keuangan yang sehat akan membuat hidup bahagia, begitupun sebaliknya.
Dalam dunia keuangan, para praktisi kerap menggunakan istilah kesejahteraan keuangan atau financial well-being untuk menggambarkan kondisi keuangan yang sehat, baik individu maupun keluarga.
Ada beberapa indikator yang bisa digunakan untuk mengukur apakah keuangan keluarga dalam kondisi sehat, antara lain:
- Memiliki kendali atas keuangan harian dan bulanan;
- Memiliki kemampuan untuk meredam guncangan finansial;
- Berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuan keuangan;
- Miliki kebebasan finansial untuk membuat pilihan untuk menikmati hidup.
Baca juga: Risiko Finansial Adalah: Pengertian, Jenis-jenis dan Contoh
Tanda Keuangan Keluarga yang Sehat
Prinsip dasar dari kesehatan finansial itu sederhana, yaitu kamu membelanjakan lebih sedikit penghasilan, dan menyisihkan untuk tabungan atau investasi lebih besar.
Berikut ini beberapa tanda keuangan keluarga dalam kondisi sehat.
1. Selalu Bayar Tagihan Tepat Waktu
Membayar tagihan tepat waktu bisa menjadi tanda keuanganmu dalam kondisi sehat. Pasalnya, pembayaran tepat waktu ini menandakan kamu berhasil dalam mengelola uang, termasuk mengalokasikannya pada pos-pos anggaran yang sudah ditetapkan.
Salah satu cara yang memudahkan dalam pembayaran tagihan tepat waktu adalah dengan memanfaatkan fitur auto-debet. Pada tanggal tertentu, bank akan langsung memotong dana dalam rekening untuk membayar tagihan.
2. Pengeluaran Lebih Kecil dari Pendapatan
Tanda lain bahwa keuangan keluarga kamu sehat adalah ketika pengeluaran bulanan lebih kecil atau setidaknya sama dengan pendapatan.
Artinya, kamu nggak menghabiskan lebih banyak uang daripada yang dihasilkan, sehingga bisa menghindari hutang yang tidak perlu dan bisa menabung untuk kebutuhan masa depan.
Ketika pengeluaran dikendalikan dengan baik, kamu akan memiliki cukup uang untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, membayar tagihan tepat waktu, dan masih bisa menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan atau investasi.
3. Punya Dana Darurat
Kesehatan keuangan keluarga juga bisa dilihat dari adanya dana darurat yang cukup. Dana darurat adalah tabungan yang dialokasikan khusus untuk menutupi pengeluaran tak terduga, seperti biaya medis mendesak atau perbaikan rumah yang tiba-tiba.
Idealnya, dana darurat ini setara dengan 3-6 bulan pengeluaran rumah tangga. Dengan dana darurat yang cukup, kamu dan keluarga nggak perlu khawatir jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dan keuangan keluarga tetap bisa stabil meski menghadapi situasi darurat.
Baca juga: Risiko Usaha: Pengertian, Jenis, dan Cara Identifikasinya
4. Punya Rencana Keuangan Jangka Panjang
Keuangan keluarga yang sehat juga ditandai dengan adanya rencana keuangan jangka panjang yang jelas, termasuk perencanaan untuk pendidikan anak, pensiun, dan investasi masa depan.
Dengan rencana yang baik, kamu bisa mengatur pengeluaran dan investasi sedemikian rupa sehingga tujuan jangka panjang dapat tercapai tanpa mengorbankan kebutuhan saat ini.
Jika keluarga kamu sudah memiliki dan mengikuti rencana keuangan jangka panjang, ini adalah tanda kuat bahwa keuangan keluarga berada dalam kondisi yang sehat.
5. Punya Investasi Terdiversifikasi
Diversifikasi adalah strategi investasi di mana kamu menyebar dana ke berbagai jenis aset untuk mengurangi risiko. Misalnya, investasi tidak hanya pada saham, tetapi juga di reksa dana, properti, atau logam mulia.
Dengan memiliki portofolio investasi yang beragam, keluarga tidak terlalu bergantung pada satu jenis aset saja, sehingga risiko kerugian besar bisa diminimalkan.
6. Punya Asuransi
Memiliki cakupan asuransi yang cukup, seperti asuransi kesehatan, jiwa, dan properti, juga merupakan tanda bahwa keuangan keluarga dalam kondisi sehat.
Asuransi memberikan perlindungan terhadap risiko keuangan yang tidak terduga, seperti sakit atau kecelakaan. Dengan adanya asuransi, keluarga kamu tidak perlu khawatir akan biaya besar yang bisa mengganggu stabilitas keuangan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Asuransi ini tidak hanya memberikan rasa aman tetapi juga memastikan bahwa keluarga tetap bisa melanjutkan hidup dengan stabil meski menghadapi risiko yang tak terduga.
Baca juga: 7 Perbedaan Ekonomi Syariah dan Ekonomi Konvensional
Wujudkan Keuangan Keluarga Sehat
Ada banyak tips yang biasa disampaikan para perencana keuangan untuk mencapai kondisi finansial yang sehat. Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu terapkan untuk mewujudkannya:
- Kenali kebiasaan finansial keluarga;
- Susun anggaran keluarga;
- Meminimalisir hutang, terutama yang berbunga tinggi;
- Tingkatkan pendapatan, dengan mencari penghasilan tambahan;
- Perbanyak tabungan dan investasi dari sekadar pengeluaran;
- Persiapkan finansial untuk kondisi darurat;
- Punya perencanaan tabungan dan investasi.
Selain itu, kamu juga bisa belajar dari para ahli dalam perencanaan keuangan keluarga yang baik. Kabar baiknya, Nyala Festival 2024 kembali digelar dengan menyajikan berbagai kelas Ruang meNYALA yang menarik seputar keuangan dan investasi!
Nyala Festival 2024 berlangsung pada 16-18 Agustus 2024 di City Hall Pondok Indah Mall (PIM) 3, Jakarta Selatan. Buka laman Nyala Festival 2024 sekarang juga untuk melihat jadwal kelas, dan beli tiketnya di sini!
Baca juga: 10 Daftar Orang Terkaya di Dunia Versi Forbes, Siapa Saja?