Mungkin tak cuma Fiersa yang menginginkan keseimbangan karir dan kehidupan pribadi. Kamu mungkin juga ingin istirahat sebentar dari penatnya pekerjaan atau rutinitas sehari-hari.
Namun, untuk bisa benar-benar menikmati waktu istirahat tanpa khawatir soal keuangan bukanlah hal mudah. Perlu persiapan yang matang sebelum kamu memutuskan untuk mengambil jeda.
Rasanya tak mungkin mengambil jeda dengan tidak bekerja namun kamu kebingungan harus hidup dari mana. Lalu, apa saja persiapan keuangan yang perlu kamu lakukan agar masa istirahatmu tetap aman dan nyaman?
- Membuat Anggaran yang Realistis
- Membangun Dana Darurat
- Investasi
- Memiliki Sumber Pendapatan Pasif
- Asuransi
Hitung pengeluaran kamu setiap bulan dengan membuat daftar lengkap semua pengeluaran bulanan. Rinci secara detail mulai dari kebutuhan pokok hingga biaya hiburan.
Selain itu, kamu juga perlu mengidentifikasi pengeluaran yang tidak perlu. Carilah cara supaya pengeluaran yang tidak penting tersebut bisa dikurangi atau bahkan dihilangkan.
Buatlah simulasi pengeluaran bulanan ketika tidak lagi memiliki penghasilan dari bekerja. Intinya, kamu mungkin tidak akan mendapat tambahan penghasilan dari bekerja.
Baca juga: 5 Cara Melunasi Hutang Kartu Kredit Dengan Cepat Tanpa Molor
Dana darurat berfungsi sebagai bantalan keuangan saat terjadi keadaan darurat, seperti biaya medis tak terduga atau kerusakan rumah.
Idealnya, dana darurat setara dengan 3-6 kali pengeluaran bulanan. Namun dana darurat ini bukanlah dana untuk membiayai hidup kamu selama istirahat karena peruntukannya memang untuk situasi darurat.
Investasikan sebagian dana untuk tujuan jangka panjang, seperti membeli rumah atau pensiun. Konsultasikan dengan ahli keuangan untuk memilih jenis investasi yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan kamu
Lakukan diversifikasi investasi agar risikonya dapat diminimalisir. Jika investasi yang kamu lakukan tepat, maka hasil investasi dapat kamu gunakan untuk menambah dana untuk biaya hidup selama istirahat bekerja.
Selain pendapatan pasif dari investasi, mungkin kamu juga perlu mempersiapkan sumber pendapatan lain seperti bisnis properti. Salah satu yang menguntungkan adalah kos-kosan atau kontrakan.
Pastikan kamu memiliki asuransi kesehatan yang komprehensif untuk melindungi diri dari biaya medis yang tidak terduga. Selain asuransi kesehatan, kamu juga perlu memiliki asuransi jiwa yang dapat memberikan perlindungan finansial bagi orang-orang yang bergantung pada kamu.
Itulah pembahasan tentang persiapan yang perlu kamu lakukan sebelum memutuskan beristirahat dan tidak bekerja dalam waktu tertentu. Keseimbangan dalam hidup memang perlu namun memutuskan berhenti bekerja tanpa persiapan yang matang juga bukan keputusan yang bijak.
Ada beberapa kondisi yang tidak memungkinkan kamu untuk berhenti bekerja. Beberapa kondisi tersebut adalah:
Tanggungan Keuangan Besar
Kamu memiliki tanggung jawab yang besar seperti cicilan rumah, kendaraan, atau utang lainnya yang jumlahnya besar. Jika kamu belum bisa melunasi dalam waktu dekat, sebaiknya berhenti bekerja tidak dilakukan.
Tidak Ada Tabungan Darurat
Tanpa dana cadangan, berhenti bekerja akan membuat seseorang rentan terhadap kesulitan finansial jika tidak memiliki pemasukan lainnya.
Tulang Punggung Keluarga
Jika menjadi tulang punggung keluarga, berhenti bekerja berarti harus memikirkan bagaimana memenuhi kebutuhan keluarga.
Biaya Hidup Tinggi
Di daerah dengan biaya hidup yang tinggi, mencari pekerjaan baru atau sumber pendapatan lain bisa menjadi tantangan.
Baca juga: 10 Cara Mengatur Gaji Bulanan dengan Cermat agar Bisa Nabung
Cara Mengumpulkan Dana untuk Persiapan Istirahat Bekerja
Kamu perlu melakukan banyak persiapan agar masa istirahat kamu tetap aman dan nyaman. Untuk mulai mempersiapkan finansial, kamu bisa mulai rutin menabung dan berinvestasi.
Untuk menabung rutin, kamu bisa memanfaatkan Tabungan Berjangka yang bisa kamu buat di OCBC mobile. Kamu tinggal menentukan target dana yang hendak kamu kumpulkan dan mulai melakukan setoran bulanan.
Misalnya saja kamu ingin mengumpulkan dana sebesar Rp200 Juta. Maka, kamu hanya tinggal membuka Tabungan Berjangka dengan tenor 5 tahun misalnya.
Target dana yang ingin kamu capai tersebut tinggal kamu bagi 5 tahun atau 60 bulan, maka kamu akan menemukan berapa besar tabungan yang harus kamu sisihkan setiap bulan yaitu Rp3,124 Juta.
Kamu bisa membuka rekening Tabungan Berjangka melalui OCBC mobile. Caranya sangat mudah, yaitu:
- Buka OCBC mobile
- Klik ‘Ajukan’
- Pilih ‘TAKA Angsuran Tetap’ atau ‘TAKA Bunga’
- Klik ‘Lanjut’
- Masukkan Target Dana, Tenor, Sumber Dana, dan Keperluan
- Klik ‘Lanjut’
- Masukkan Setoran Awal
- Klik ‘Lanjut Tanpa Setoran Awal’ jika kamu tidak ingin menambahkan setoran awal
- Klik Rekening Sumber Dana
- Akan tampil rincian Target Dana, Setoran Bulanan, Tenor, Bunga, dan lain-lain lalu klik Persetujuan
- Klik ‘Lanjut’
- Sejutui Syarat dan Ketentuan
- Klik ‘Lanjut’ dan Tabungan Berjangka kamu sudah aktif
Selain menabung aktif, kamu juga bisa mulai rutin berinvestasi seperti reksa dana, emas, atau obligasi. Semua investasi tersebut bisa kamu lakukan dalam OCBC mobile, loh!
Jadi kamu tak perlu punya banyak aplikasi keuangan untuk melakukan pengelolaan keuangan, menabung, dan sekaligus investasi. Praktis banget, kan?
Baca juga: 10 Manfaat Hidup Hemat, Jadi Sehat secara Finansial!