Individu

Perbedaan ORI, SR, ST, dan SBR: Keunggulan Masing-masing Jenis SBN Ritel

19 Agu 2026 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Pemerintah menerbitkan beberapa jenis SBN Ritel yang dapat menjadi pilihan investasi bagi masyarakat, mulai dari Obligasi Negara Ritel (ORI), Sukuk Ritel (SR), Sukuk Tabungan (ST), hingga Savings Bond Ritel (SBR).

Meskipun sama-sama diterbitkan oleh pemerintah dan ditujukan bagi investor individu, namun setiap instrumen memiliki karakteristik, skema imbal hasil, serta fleksibilitas yang berbeda.

Perbedaan tersebut penting untuk dipahami sebelum memilih instrumen investasi. Tujuannya agar investor dapat memilih instrumen investasi yang cocok dengan profil risiko dan tujuan investasinya.

Baca juga: Panduan Lengkap Beli SR024 untuk Pemula: Mulai dari Rp1 Juta

Mengenal Jenis SBN Ritel: ORI, SR, ST, dan SBR

Secara umum, SBN Ritel terbagi menjadi dua kelompok berdasarkan prinsip penerbitannya. ORI dan SBR menggunakan prinsip konvensional, sedangkan SR dan ST bagian dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang menggunakan prinsip syariah.

Meski sama-sama diterbitkan pemerintah dan ditujukan bagi investor individu, setiap jenis SBN Ritel memiliki karakteristik yang berbeda.

Perbedaan tersebut terutama terlihat dari jenis imbal hasil, kemampuan untuk diperdagangkan di pasar sekunder, serta fasilitas pencairan sebelum jatuh tempo.

1. ORI (Obligasi Negara Ritel)

ORI adalah instrumen Surat Utang Negara (SUN) yang ditawarkan kepada individu Warga Negara Indonesia melalui Mitra Distribusi. ORI memiliki kupon tetap (fixed rate) yang dibayarkan setiap bulan hingga jatuh tempo.

Keunggulan lain ORI adalah dapat diperdagangkan di pasar sekunder setelah memenuhi ketentuan minimum holding period. Artinya, investor dapat menjual kepemilikannya kepada investor lain sebelum jatuh tempo.

Namun, harga jual di pasar sekunder dapat berbeda dari harga pembelian sehingga terdapat potensi capital gain maupun capital loss.

Karakteristik tersebut membuat ORI menarik bagi investor yang menginginkan pendapatan tetap sekaligus fleksibilitas untuk memperjualbelikan investasinya sebelum jatuh tempo.

2. SR (Sukuk Ritel)

SR adalah instrumen Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang ditawarkan kepada investor individu dan menggunakan prinsip syariah.

Berbeda dari ORI, SR menggunakan istilah imbal hasil, bukan bunga, dan pada seri SR yang memiliki karakteristik tetap, imbal hasil dibayarkan setiap bulan.

SR juga dapat diperdagangkan di pasar sekunder setelah melewati minimum holding period sesuai ketentuan seri yang diterbitkan.

Fitur ini memberikan fleksibilitas bagi investor yang membutuhkan likuiditas sebelum jatuh tempo, meskipun harga jual dapat berubah mengikuti kondisi pasar.

Bagi investor yang ingin berinvestasi sesuai prinsip syariah sekaligus memiliki peluang untuk memperjualbelikan instrumen sebelum jatuh tempo, SR dapat menjadi salah satu pilihan.

SR025, yang ditawarkan pada 2026, merupakan salah satu seri Sukuk Ritel yang dapat dipertimbangkan dalam kategori ini.

3. ST (Sukuk Tabungan)

ST adalah instrumen Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang menggunakan prinsip syariah. Salah satu karakteristik utamanya adalah imbal hasil mengambang dengan batas minimal (floating with floor).

Besaran imbal hasil dapat menyesuaikan perkembangan suku bunga acuan Bank Indonesia, tetapi tetap memiliki tingkat minimal sesuai ketentuan seri.

ST tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder. Namun, pemerintah menyediakan fasilitas early redemption yang memungkinkan investor memperoleh sebagian pelunasan pokok sebelum jatuh tempo.

Karakteristik tersebut membuat ST lebih sesuai bagi investor yang menginginkan instrumen syariah dengan imbal hasil yang dapat menyesuaikan perubahan suku bunga, tetapi tidak membutuhkan fleksibilitas untuk menjual instrumen di pasar sekunder.

4. SBR (Savings Bond Ritel)

SBR adalah instrumen Surat Utang Negara (SUN) Ritel dengan tingkat kupon mengambang (floating rate).

Kupon SBR menggunakan mekanisme floating with floor, sehingga tingkat kupon dapat menyesuaikan perubahan suku bunga acuan, tetapi memiliki batas minimal tertentu.

SBR tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, sehingga investor tidak dapat menjual kepemilikannya kepada investor lain seperti pada ORI atau SR.

Sebagai alternatif, SBR menyediakan fasilitas early redemption sesuai persyaratan yang berlaku pada masing-masing seri.

Baca juga: Kehabisan kuota ORI030? Berikut Obligasi Sekunder dengan Imbal Hasil 7% di OCBC mobile

Perbedaan ORI, SR, ST, dan SBR

ORI, SR, ST, dan SBR punya karakteristik berbeda. Perbedaan tersebut terutama terletak pada prinsip pengelolaan, jenis imbal hasil, fleksibilitas transaksi, hingga mekanisme pencairan sebelum jatuh tempo. Berikut gambaran perbedaannya:

Karakteristik ORI SR ST SBR
Jenis SUN SBSN/Sukuk Negara SBSN/Sukuk Negara SUN
Prinsip Konvensional Syariah Syariah Konvensional
Imbal Hasil Kupon tetap Imbalan tetap Imbalan mengambang Kupon mengambang
Pembayaran Bulanan Bulanan Bulanan Bulanan
Pasar Sekunder Bisa diperdagangkan Bisa diperdagangkan Tidak dapat diperdagangkan Tidak dapat diperdagangkan
Early Redemption Tidak tersedia Tidak tersedia Tersedia sesuai ketentuan Tersedia sesuai ketentuan
Karakteristik utama Pendapatan tetap dan fleksibel untuk diperjualbelikan Investasi syariah dengan imbalan tetap dan dapat diperdagangkan Investasi syariah dengan imbalan yang dapat menyesuaikan suku bunga Investasi dengan kupon yang dapat menyesuaikan suku bunga

Baca juga: ORI029 2026: Jadwal, Cara Beli, dan Besaran Kupon untuk Investor Pemula

Bagaimana Beli SBN Ritel?

Masyarakat luas bisa membeli SBN Ritel melalui agen penjual/mitra distribusi yang terdiri dari perbankan (bank umum konvensional dan bank syariah), perusahaan efek dan juga perusahaan financial technology (fintech). Nah kamu juga bisa beli SBN Ritel melalui OCBC ketika sudah masuk masa penawaran perdana.

Pembelian SBN Ritel bisa dilakukan dengan mudah melalui OCBC mobile yang sudah terintegrasi dengan sistem Kemenkeu. Namun sebelumnya kamu harus membuat SID dulu, berikut caranya:

  • Buka dan login OCBC mobile
  • Pilih menu Investasi, klik SBN Ritel. Jika belum punya SID kamu akan diarahkan untuk membuat terlebih dulu
  • Isi data diri dan lengkapi dokumen yang diminta
  • Lengkapi profil risiko dengan jawab pertanyaan
  • Klik Lanjut, dan SID akan diproses selama 3 hari

Jika sudah memiliki SID, kamu sudah bisa memesan SBN Ritel melalui OCBC mobile dengan cara sebagai berikut:

  • Buka dan login OCBC mobile
  • Pilih menu Investasi, klik SBN Ritel
  • Klik Pemesanan Obligasi, pilih SR025
  • Baca informasi produk, klik Pesan Sekarang
  • Masukkan nominal pemesanan SR025
  • Periksa ringkasan, konfirmasi, dan setujui syarat dan ketentuan
  • Pemesanan berhasil, tunggu notifikasi berikutnya.

Download OCBC mobile sekarang juga dan nikmati kemudahan transaksi dan investasi hanya melalui ponsel saja!

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Individu

Individu

Solusi perbankan OCBC siap bantu kamu penuhi semua aspirasi dalam hidup #TAYTB
Obligasi

Obligasi

Alternatif investasi untuk diversifikasi portfolio dengan memperoleh kupon/tingkat suku bunga tetap
OCBC mobile

OCBC mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama OCBC mobile yang baru.

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Mengenal SR025: Jadwal Rilis, Keuntungan, dan Cara Kerja Sukuk Ritel 2026
  • Individu

Mengenal SR025: Jadwal Rilis, Keuntungan, dan Cara Kerja Sukuk Ritel 2026

19 Agu 2026
Kenali SR025, mulai dari jadwal penawaran, cara kerja, keuntungan, risiko, hingga alasan memilih Sukuk Ritel sebagai instrumen investasi syariah pemerintah.
Cara Beli SR025 Secara Online: Syarat, Minimal Pembelian, dan Langkah Investasinya
  • Individu

Cara Beli SR025 Secara Online: Syarat, Minimal Pembelian, dan Langkah Investasinya

19 Agu 2026
Sukuk Ritel seri SR025 merupakan salah satu Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang terbit pada tahun 2026. Masa penawarannya dijadwalkan pada 21 Agustus hingga 16 September 2026.
Menangkap Peluang Investasi Domestik dan Global dengan Pedoman ESG
  • Individu
  • Wealth Insight

Menangkap Peluang Investasi Domestik dan Global dengan Pedoman ESG

18 Agu 2026
Top 3 Reksa Dana Saham
  • Individu

Top 3 Reksa Dana Saham

18 Agu 2026
Dalam melakukan investasi, tentunya ada berbagai macam jenis instrumen yang dapat dijadikan referensi. Salah satu jenis investasi yang banyak digemari oleh hampir seluruh golongan masyarakat adalah reksa dana.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!