Individu

Mengenal Safe-Haven Asset

4 Mar 2022 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Instrumen safe-haven adalah suatu jenis instrumen yang dinilai lebih “aman” saat ketidakpastian ekonomi, politik, ataupun geopolitik yang meningkat. Saat risiko meningkat, maka investor akan mengalihkan investasinya ke jenis aset yang dinilai memiliki risiko terendah dan memiliki fungsi lindung nilai (hedging) terhadap volatilitas pasar yang terjadi. Di situasi seperti ini, instrumen safe-haven memiliki kecenderungan untuk menguat atau meningkat dari segi valuasi (harga) akibat meningkatnya permintaan investor.

Salah satu instrumen safe-haven yang paling umum di dunia adalah emas. Emas merupakan salah satu aset safe-haven yang paling diminati oleh investor karena juga merupakan suatu komoditas keras yang dinilai suatu investasi namun juga merupakan a store of value. Di tahun 2020, harga emas sempat mencapai rekor di USD$2,000/oz akibat pandemi COVID-19. Ketidakpastian ekonomi di awal pandemi berhasil mendorong harga emas ke level tertingginya dalam sejarah.

Selain emas, jenis aset safe-haven lainnya adalah obligasi (surat hutang) pemerintah AS atau lazim disebut dengan US Treasury. Negara Amerika Serikat dinilai sebagai ekonomi terkuat di dunia, oleh karena itu surat hutang pemerintah AS dipandang memiliki tingkat keamanan yang cukup tinggi, dan potensi gagal bayar yang sangat rendah. Sebagai instrumen investasi, US Treasury akan cukup diminati saat meningkatnya risiko investasi di pasar saham, yang akan mendorong penurunan imbal hasil US Treasury atau peningkatan harga.

Bagaimana dengan mata uang? Beberapa mata uang juga memiliki kedudukan sebagai aset safe-haven seperti Dolar AS (USD), Swiss Franc (CHF), serta Yen Jepang (JPY). Ketiga mata uang tersebut memiliki kecenderungan untuk menguat apabila terjadi ketidakpastian ekonomi. Untuk USD sendiri, penguatan harga terhadap sejumlah mata uang umumnya dinilai dari pergerakan harga US Dollar Index (DXY).

Valuasi aset-aset safe-haven ini juga terlihat meningkat dalam beberapa minggu terakhir, akibat dari meningkatnya tensi geopolitik antara Rusia dan Ukraina, yang diikuti dengan serangan militer Rusia. Tentu saja, tren kenaikan ini tidak akan berlanjut terus. Saat risiko mulai menurun, maka investor berpotensi untuk beralih kembali ke aset-aset ataupun instrumen yang lebih berisiko untuk mendapatkan potensi return yang lebih tinggi. High risk, high return dan low risk, low return.

Dalam periode investasi jangka panjang, jenis aset safe-haven belum tentu dapat memberikan return yang lebih optimal. Oleh karena itu, saat kita berinvestasi, penting untuk melakukan strategi alokasi aset dan diversifikasi. Hal ini untuk mengurangi risiko konsentrasi saat terjadi perubahan arah pasar, yang dapat mengakibatkan kerugian yang lebih tinggi pada portfolio investasi kita.

Yuk, berinvestasi dengan bijak untuk menjadi generasi yang financially fit!

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Wealth Management

Wealth Management

Obligasi

Obligasi

Alternatif investasi untuk diversifikasi portfolio dengan memperoleh kupon/tingkat suku bunga tetap

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Perbedaan ORI, SR, ST, dan SBR: Keunggulan Masing-masing Jenis SBN Ritel
  • Individu

Perbedaan ORI, SR, ST, dan SBR: Keunggulan Masing-masing Jenis SBN Ritel

19 Agu 2026
Pahami perbedaan, karakteristik, dan keunggulan ORI, SR, ST, serta SBR agar dapat memilih instrumen SBN Ritel yang paling sesuai dengan tujuan investasi kamu.
Mengenal SR025: Jadwal Rilis, Keuntungan, dan Cara Kerja Sukuk Ritel 2026
  • Individu

Mengenal SR025: Jadwal Rilis, Keuntungan, dan Cara Kerja Sukuk Ritel 2026

19 Agu 2026
Kenali SR025, mulai dari jadwal penawaran, cara kerja, keuntungan, risiko, hingga alasan memilih Sukuk Ritel sebagai instrumen investasi syariah pemerintah.
Cara Beli SR025 Secara Online: Syarat, Minimal Pembelian, dan Langkah Investasinya
  • Individu

Cara Beli SR025 Secara Online: Syarat, Minimal Pembelian, dan Langkah Investasinya

19 Agu 2026
Sukuk Ritel seri SR025 merupakan salah satu Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang terbit pada tahun 2026. Masa penawarannya dijadwalkan pada 21 Agustus hingga 16 September 2026.
Menangkap Peluang Investasi Domestik dan Global dengan Pedoman ESG
  • Individu
  • Wealth Insight

Menangkap Peluang Investasi Domestik dan Global dengan Pedoman ESG

18 Agu 2026

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!