Individu Syariah

Mawaris: Pengertian, Rukun, Sebab, dan Landasan Hukumnya

11 Agu 2023 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Mawaris adalah salah satu ilmu penting dalam syariat Islam, hal ini karena berkaitan dengan prinsip mengenai pembagian warisan kepada ahli waris. Salah satunya membahas tentang bagaimana benarnya membagi warisan saat ayah meninggal dunia.

Mungkin bagi sebagian orang masih asing dengan istilah ini. Pun, hukum untuk mempelajari ilmu tersebut fardhu kifayah, sehingga tidak wajib untuk setiap orang. Namun, tidak ada salahnya untuk memahaminya bukan? Untuk itu, yuk simak artikel berikut.

Pengertian Mawaris

Secara etimologis, kata mawaris berasal dari Al Mirats yang artinya berpindahnya sesuatu milik seseorang ke orang lainnya, atau dari suatu kaum ke kaum lainnya.

Sementara, bila dilihat dari segi istilah, Al Mirats adalah proses perpindahan kepemilikan hak orang yang sudah meninggal dunia kepada ahli warisnya. Hak di sini dapat berupa apa saja, mulai dari harta, tanah, perhiasan, dan lain sebagainya.

Pengertian mawaris adalah ilmu yang berkaitan dengan pembagian harta warisan berdasarkan prinsip dan syariat dalam Islam. Pada umumnya, sistem pengetahuan ini juga disebut dengan istilah faraidh.

Mempelajari ilmu mawaris hukumnya adalah fardu kifayah. Artinya ketika sudah ada orang yang menekuni dan memahaminya, maka gugurlah kewajiban bagi pihak lainnya.

Hikmah mawaris sendiri antara lain adalah menciptakan kedamaian di tengah keluarga yang sedang berduka. Sebab, tak jarang sebuah ikatan harus terputus hanya karena perebutan harta warisan yang dianggap tidak adil atau kurang sesuai harapan.

Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa mawaris adalah sistem pengetahuan, membahas mengenai pembagian harta seseorang yang telah meninggal dunia kepada ahli warisnya sesuai dengan prinsip dan syariat dalam agama Islam.

Landasan Hukum Mawaris

Dasar hukum mawaris adalah Al-Qur’an Surah An-Nisa Ayat 7, di dalamnya mengatur peralihan harta dari pewaris pada para ahli warisnya. Hal tersebut selaras dengan terjemahan yang berbunyi:

Bagi seorang laki-laki ada hak bagian dari harta peninggalan ibu, bapak, dan kerabatnya, begitu pula dengan perempuan, ada hak bagian dari harta peninggalan ibu, bapak, dan kerabatnya, di mana sedikit atau banyaknya telah ditentukan berdasarkan bahagian masing-masing”

Sedangkan, dasar hukum yang menjelaskan mengenai ketentuan dari jumlah pembagian dari mawaris adalah Al-Qur’an Surah An-Nisa ayat 11-12. Di mana pada ayat tersebut menjelaskan mengenai siapa saja yang berhak menerima dan berapa besarannya.

Rukun Mawaris

Tiga pihak yang wajib terlibat di dalam pelaksanaan rukun mawaris adalah sebagai berikut.

1. Pewaris

Pewaris atau biasa juga disebut Al Muwaris adalah pemilik harta warisan yang telah meninggal.

2. Ahli Waris

Ahli waris atau yang juga dikenal dengan istilah Al Waris adalah pihak penerima harta. Biasanya mereka masih memiliki hubungan darah atau pernikahan dengan pewaris. Salah satu syarat untuk menjadi pihak ini masih dalam keadaan hidup ketika Al Muwaris meninggal dunia.

3. Tirkah

Rukun ketiga mawaris adalah tirkah, yaitu harta yang ditinggalkan Al Muwaris pada Al Waris. Di mana, sebelum proses pewarisan dilakukan, sudah dikurangi dengan biaya-biaya seperti pengurusan jenazah, pelaksanaan wasiat, dan juga utang piutang milik pewaris.

Sebab Memperoleh Warisan

Adapun hal-hal yang menyebabkan seseorang akhirnya menerima warisan, antara lain sebagai berikut.

1. Adanya Hubungan Kekerabatan atau Nasab

Kekerabatan artinya hubungan nasab antara pewaris dan ahli waris. Di mana hal tersebut disebabkan oleh adanya ikatan darah atau keturunan.

2. Adanya Hubungan Pernikahan

Hubungan pernikahan juga menjadi penyebab seseorang berhak menerima warisan.

3. Karena Wala'

Wala’ juga merupakan salah satu penyebab seseorang menerima warisan. Hal ini dapat terjadi ketika ada orang yang memerdekakan budak, dan di kemudian hari budak tersebut menjadi kaya. Maka, orang yang memerdekakannya berhak mendapatkan warisan dari budak tersebut.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Mawaris

Pada masa sekarang ini, mawaris adalah ilmu langka yang tidak banyak ditekuni atau dipelajari oleh orang-orang. Padahal, keberadaan dari pengetahuan ini masih sangat dibutuhkan.

Tujuan mempelajari ilmu mawaris adalah untuk menghindari timbulnya perpecahan di dalam keluarga, hanya karena berebut harta peninggalan. Penjelasan lebih lanjut mengenai ketentuan mawaris dalam islam antara lain sebagai berikut.

1. Pembagian warisan dalam Islam harus dilakukan secara adil

2. Pembagian warisan dalam Islam mengangkat derajat dari kaum perempuan

3. Mawaris mengatur siapa saja yang berhak memperoleh warisan atau menjadi ahli waris

4. Mawaris juga mengatur siapa saja yang tidak berhak mengambil warisan berdasarkan sebab-sebab tertentu.

5. Mawaris juga menyebutkan golongan mana saja yang berhak menjadi ahli waris secara rinci

Pembagian harta menggunakan hukum mawaris tentu saja berbeda dengan penggunaan adat atau perdata. Bagi umat Islam, membagikan warisan berdasarkan syariat merupakan bukti ketaatan terhadap perintah agama.

Dalam Islam, pembagian harta warisan memiliki klasifikasi dan prinsip tertentu, sehingga jika tidak sesuai dengan ilmunya, maka bisa saja pembagiannya tidak tepat.

Nah, sekarang Sobat OCBC sudah tidak asing lagi bukan tentang apa itu mawaris? Semoga informasi ini bermanfaat ya, yuk simak info penting lainnya di OCBC!

Baca Juga:

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Individu

Individu

Solusi perbankan OCBC siap bantu kamu penuhi semua aspirasi dalam hidup #TAYTB
Syariah - Simpanan

Syariah - Simpanan

Kelola keuangan lebih nyaman dengan prinsip Syariah

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Punya Rumah Idaman Bukan Cuma Mimpi, Dapatkan Sekarang!
  • Individu

Punya Rumah Idaman Bukan Cuma Mimpi, Dapatkan Sekarang!

12 Jun 2026
Para generasi Milenial dan Gen Z yang sekarang sedang merintis karir sering kali dipusingkan oleh himpitan beban keuangan atau disebut juga “sandwich generation”.
Bangun Financial Wellness dengan Pengalaman Berinvestasi yang Lebih Praktis
  • Individu

Bangun Financial Wellness dengan Pengalaman Berinvestasi yang Lebih Praktis

11 Jun 2026
Berinvestasi telah menjadi bagian penting dalam mengelola keuangan di masa kini. Semakin banyak orang menyadari bahwa mengelola keuangan tidak cukup hanya dengan menabung, tetapi juga perlu mempersiapkan masa depan melalui investasi yang terencana.
Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap ditengah Ketidakpastian Ekonomi
  • Individu
  • Wealth Insight

Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap ditengah Ketidakpastian Ekonomi

11 Jun 2026
Dalam melakukan investasi, tentunya ada berbagai macam jenis instrumen yang dapat dijadikan referensi. Salah satunya adalah reksa dana pendalatan tetap, yang memiliki underlying investasi pada surat hutang atau obligasi, baik itu obligasi pemerintah maupun obligasi korporasi.
Dari Transaksi hingga Investasi, Kelola Keuangan Lebih Praktis dalam Satu Aplikasi
  • Individu

Dari Transaksi hingga Investasi, Kelola Keuangan Lebih Praktis dalam Satu Aplikasi

11 Jun 2026
Di tengah gaya hidup yang semakin dinamis, kebutuhan finansial pun menjadi semakin beragam. Mulai dari transaksi sehari-hari, pembayaran tagihan, menabung, hingga investasi, semuanya menjadi bagian dari aktivitas yang perlu dikelola dengan baik.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!