Individu

Risk vs Reward berinvestasi pada Obligasi

12 Jul 2023 • Ditulis oleh: Tim Wealth Management OCBC NISP

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Anda tentu pernah mendengar pepatah High Risk – High Return dan Low Risk – Low Return yang mengacu pada prinsip investasi Risk vs Reward.

Seluruh jenis investasi yang tersedia tentu memiliki tingkat risiko yang berbeda – beda, semakin tinggi toleransi Anda terhadap risiko maka semakin besar potensi imbal hasil atau return yang Anda dapatkan, dan tentu juga sebaliknya.

Dalam kategori aset pendapatan tetap atau yang sering disebut dengan Obligasi, tenor yang lebih panjang memiliki tingkat risiko yang relatif lebih tinggi karena akan lebih sensitif terhadap perubahan suku bunga acuan; dibandingkan obligasi dengan tenor yang lebih pendek.

Dalam kategori obligasi pemerintah, Surat Berharga Negara (SBN) ritel seperti ORI dan SR merupakan pilihan yang lebih aman dengan jangka waktu investasi yang relatif rendah, dengan tenor maksimal 6 tahun.

Sementara bagi Anda yang lebih agresif dan menginginkan imbal hasil yang lebih tinggi, dapat berinvestasi terhadap seri – seri obligasi pemerintah Fixed Rate (FR) yang memiliki tenor yang lebih panjang.

Obligasi selain diterbitkan oleh pemerintah, dapat juga diterbitkan oleh perusahaan atau korporasi.

Obligasi korporasi memiliki tingkat risiko lebih tinggi risiko dibandingkan obligasi pemerintah karena tidak dijamin negara, melainkan oleh perusahaan penerbit dan memiliki potensi gagal bayar yang lebih tinggi dibandingkan obligasi pemerintah.

Selain itu, risiko likuiditas juga menjadi salah satu risiko investasi pada obligasi korporasi.

Namun, tentunya dengan bobot risiko yang relatif lebih tinggi, obligasi korporasi umumnya memberikan imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan obligasi pemerintah.

Sehingga, selain mempelajari risiko pasar dan risiko suku bunga pada obligasi, kita perlu mengetahui “kesehatan” perusahaan penerbit obligasi tersebut.

Dalam memilih suatu obligasi korporasi, seorang investor perlu memperhatikan “Credit Rating” dari perusahaan tersebut.

Di Indonesia, PEFINDO (www.pefindo.com) merupakan lembaga yang menentukan Credit Rating suatu perusahaan, yang merupakan tingkat kelayakan dan keamanan untuk meminjamkan modal pada suatu perusahaan.

Informasi lebih lanjut mengenai produk obligasi di OCBC NISP, Anda dapat menghubungi RM Anda mengunjungi cabang OCBC NISP terdekat, atau meng-klik tautan berikut 

 

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Wealth Management

Wealth Management

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Cara Beli SR025 Secara Online: Syarat, Minimal Pembelian, dan Langkah Investasinya
  • Individu

Cara Beli SR025 Secara Online: Syarat, Minimal Pembelian, dan Langkah Investasinya

19 Agu 2026
Sukuk Ritel seri SR025 merupakan salah satu Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang terbit pada tahun 2026. Masa penawarannya dijadwalkan pada 21 Agustus hingga 16 September 2026.
Mengenal SR025: Jadwal Rilis, Keuntungan, dan Cara Kerja Sukuk Ritel 2026
  • Individu

Mengenal SR025: Jadwal Rilis, Keuntungan, dan Cara Kerja Sukuk Ritel 2026

19 Agu 2026
Kenali SR025, mulai dari jadwal penawaran, cara kerja, keuntungan, risiko, hingga alasan memilih Sukuk Ritel sebagai instrumen investasi syariah pemerintah.
Perbedaan ORI, SR, ST, dan SBR: Keunggulan Masing-masing Jenis SBN Ritel
  • Individu

Perbedaan ORI, SR, ST, dan SBR: Keunggulan Masing-masing Jenis SBN Ritel

19 Agu 2026
Pahami perbedaan, karakteristik, dan keunggulan ORI, SR, ST, serta SBR agar dapat memilih instrumen SBN Ritel yang paling sesuai dengan tujuan investasi kamu.
AI Bisa Meniru. Waspadai Modus Penipuan Berbasis AI!
  • Individu

AI Bisa Meniru. Waspadai Modus Penipuan Berbasis AI!

18 Agu 2026
Sebagai pengguna Kartu Kredit, penting bagi kamu untuk mengenali 2 (dua) modus penipuan berbasis AI.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!