Individu

Permudah Transaksi, Benarkah Dompet Digital Bikin Konsumtif?

20 Feb 2024 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Kemudahan transaksi menggunakan dompet digital ternyata membawa dampak berupa budaya konsumtif yang meningkat. Pengaruh dompet digital terhadap perilaku konsumtif ini bahkan dibenarkan sejumlah riset.

Dompet digital memang memberikan banyak kemudahan dalam bertransaksi. Namun, mudahnya transaksi lewat dompet digital disebut-sebut malah membuat seseorang semakin konsumtif.

Dalam beberapa riset disebutkan tentang adanya pengaruh dompet digital terhadap perilaku konsumtif. Selain kemudahan transaksi, banyaknya promo dan potongan harga juga bisa membuat seseorang semakin sering membelanjakan uangnya.

Pengaruh Dompet Digital Terhadap Perilaku Konsumtif

Salah satu riset yang menyebutkan pengaruh dompet digital terhadap perilaku konsumtif dilakukan oleh Stevanus Pangestu dan Erwin Karnadi. Keduanya melakukan penelitian tentang Literasi Keuangan Generasi Z.

Riset tersebut melibatkan 405 responden berusia 18-21 tahun di wilayah Jabodetabek, dengan rata-rata usia 19 tahun. Dari segi pekerjaan, mayoritas responden mengaku sebagai mahasiswa yang masih ditanggung orangtua, lalu sepertiga lain bekerja paruh waktu.

Selain itu, para responden juga mengaku sebagai pengguna dompet digital. Sebanyak 90% responden merupakan pengguna OVO, 86% menggunakan Gopay, 56% Dana, dan 5% lainnya LinkAja.

Hasilnya, lebih dari setengah dari responden yaitu 58,4% mengaku lebih konsumtif setelah menggunakan dompet digital. Sementara hanya 30% yang mengaku bisa mengelola keuangan lebih baik dan 27% mengaku sebaliknya.

Menurut kedua peneliti tersebut, perilaku konsumtif para responden dipengaruhi oleh promo dan cashback yang ditawarkan. Tak dapat dipungkiri, persaingan antar platform dompet digital memang membuat adanya “perang promo”.

Dalam penelitian yang sama, sebanyak 9 dari 10 responden mengaku menggunakan dompet digital karena tawaran promo dan kemudahan menggunakannya.

Ciri-ciri Gaya Hidup Konsumtif

Muncul satu pertanyaan, sebenarnya seperti apa sih gaya hidup konsumtif itu?

Perilaku konsumtif adalah perilaku konsumen yang menggunakan seluruh pendapatannya untuk barang atau jasa yang dikonsumsi. Sementara menurut Raymond Tambunan, perilaku konsumtif adalah keinginan mengkonsumsi barang yang sebenarnya kurang diperlukan.

Sebenarnya hampir semua manusia memiliki perilaku yang konsumtif ini. Namun secara garis besar, ada beberapa ciri yang menunjukkan seseorang berperilaku konsumtif.

1. Selalu Ingin Punya Barang Baru

Ciri utama orang yang konsumtif adalah keinginan untuk selalu memiliki barang baru. Sebagai catatan, barang baru yang dimaksud ini untuk keperluan dikonsumsi secara langsung maupun berangsur.

2. Terobsesi pada Merk dan Status Sosial

Berikutnya, seseorang berperilaku konsumtif selalu terobsesi dengan merk dan status sosial. Mereka rela mengeluarkan banyak uang untuk membeli barang dari brand ternama agar terlihat keren. Padahal, dia tidak benar-benar membutuhkan barang tersebut.

3. Tidak Punya Tabungan

Ciri ketiga ini merupakan konsekuensi dari gaya hidup konsumtif. Karena uangnya habis dibelanjakan untuk barang konsumsi, akibatnya ia tidak memiliki uang untuk ditabung. Bahkan aset investasi pun juga tidak punya.

Cara Mencegah Perilaku Konsumtif

Seperti yang dijelaskan di atas, setiap manusia memiliki bakat untuk konsumtif. Maka perlu ada kontrol diri agar ia tidak menghamburkan uang untuk barang atau jasa konsumsi saja.

Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah perilaku konsumtif.

1. Melek Literasi Keuangan

Cara pertama adalah membekali diri dengan literasi keuangan. Melansir laman OJK, literasi keuangan adalah pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan yang mempengaruhi sikap dalam pengambilan keputusan terkait keuangan.

Dengan memahami literasi keuangan, kamu bisa lebih bijak dalam membelanjakan uang untuk barang yang benar-benar dibutuhkan. Sebaliknya, kamu akan lebih mengutamakan untuk menabung atau menginvestasikan uang.

2. Utamakan Kebutuhan

Dengan pemahaman terhadap literasi keuangan yang baik, maka kamu akan lebih mengutamakan kebutuhan daripada keinginan. Buat skala prioritas dalam pengelolaan keuangan kamu, dan belanjakan uang berdasarkan prioritas tersebut.

3. Buat Perencanaan Keuangan

Berikutnya, kamu perlu memiliki perencanaan keuangan berdasarkan jangka waktu tertentu. Misalnya, perencanaan keuangan untuk satu bulan. Prioritaskan kebutuhan dasar kamu terlebih dahulu, lalu investasi, dan kemudian keinginan.

Dalam hal ini, kamu juga bisa membuat daftar belanja secara berkala. Pastikan barang-barang yang kamu prioritaskan adalah barang yang memang dibutuhkan.

4. Hindari Godaan Promo

Seperti yang dijelaskan di atas, salah satu alasan seseorang jadi makin konsumtif adalah promo dan harga yang tampak murah. Maka, kamu harus berkomitmen untuk tidak tergoda oleh promo yang marak beredar di sekitar.

Salah satu cara untuk menahan godaan ini adalah kembali pada daftar belanja dan skala prioritas yang sudah dibuat. Jika barang yang promo tersebut tidak masuk prioritas, sebaiknya tidak dibeli.

5. Pikirkan Masa Depan

Memikirkan masa depan merupakan cara paling ampuh mencegah perilaku konsumtif. Jika kamu boros dan konsumtif terhadap barang-barang yang sebenarnya tidak diperlukan, maka kamu akan sulit untuk memiliki tabungan masa depan.

Padahal, seseorang akan terus mengalami perkembangan dalam hidup yang diikuti dengan membesarnya kebutuhan. Pastikan kamu bijak dalam membelanjakan uang sehingga tidak menyesal di kemudian hari.

Selain cara-cara tersebut, kamu juga perlu memilah dompet digital yang benar-benar bermanfaat. Seperti OCBC mobile yang tidak cuma memberikan kemudahan, tapi juga memfasilitasi pertumbuhan aset.

Pasalnya, OCBC mobile juga mempunyai fitur investasi yang lengkap. Kamu bisa berinvestasi emas, reksadana, SBN Retail, Obligasi, Deposito, hingga tabungan berjangka secara mudah hanya dalam genggaman!

Yuk, rencanakan keamanan finansialmu bersama OCBC!

Baca juga: 12 Rincian Biaya Pernikahan Lengkap Agar Lebih Hemat

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Individu

Individu

Solusi perbankan OCBC siap bantu kamu penuhi semua aspirasi dalam hidup #TAYTB
Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC
OCBC mobile

OCBC mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama OCBC mobile yang baru.

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Cara Menjaga Kekayaan Lintas Generasi agar Tidak Habis di Tengah Jalan
  • Individu
  • Nyala

Cara Menjaga Kekayaan Lintas Generasi agar Tidak Habis di Tengah Jalan

11 Apr 2026

Pelajari cara menjaga kekayaan lintas generasi agar tetap bertahan dan tidak habis, mulai dari perencanaan hingga pengelolaan aset yang tepat.

Konflik Iran dan Dinamika Pasar: Dari Lonjakan Energi hingga Volatilitas Global
  • Individu

Konflik Iran dan Dinamika Pasar: Dari Lonjakan Energi hingga Volatilitas Global

10 Apr 2026

Lonjakan harga energi global dalam beberapa minggu terakhir terutama dipicu oleh gangguan pada jalur distribusi strategis di kawasan Teluk, khususnya Selat Hormuz yang menjadi titik kritis aliran minyak dunia. Kenaikan harga minyak yang telah melampaui 60% sejak awal perang mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap terganggunya pasokan energi, yang kemudian mendorong peningkatan ekspektasi inflasi dan menahan arah kebijakan suku bunga.

Payroll Bank: Pengertian, Cara Kerja, dan Keuntungannya
  • Individu

Payroll Bank: Pengertian, Cara Kerja, dan Keuntungannya

10 Apr 2026

Payroll bank adalah sistem penggajian karyawan sesuai dengan tanggal pembayaran yang telah ditentukan. Yuk simak informasi selengkapnya di artikel ini

Tabungan Emas: Pilihan Investasi di Tengah Ketidakpastian Pasar
  • Individu

Tabungan Emas: Pilihan Investasi di Tengah Ketidakpastian Pasar

10 Apr 2026

Di tengah dinamika pasar global yang masih dibayangi ketidakpastian, emas kembali menjadi salah satu instrumen investasi yang menarik. Perkembangan geopolitik, fluktuasi harga energi, serta perubahan arah kebijakan moneter global mendorong para investor untuk mencari aset yang relatif lebih stabil.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!