Individu

Ajukan Kredit Usaha Pakai Nama Orang Lain, Gimana Hukumnya?

5 Apr 2024 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Kredit usaha merupakan salah satu produk pinjaman dari perbankan dengan tujuan untuk mendukung bisnis atau usaha masyarakat.

Dalam praktiknya, kredit usaha dilakukan dengan penyediaan dana dalam jumlah tertentu oleh bank untuk mendukung tujuan usaha nasabah.

Kredit usaha baru bisa diberikan ketika terjadi persetujuan atau kesepakatan pinjam meminjam, yaitu nasabah diwajibkan untuk melunasi pinjaman dalam jangka waktu tertentu, termasuk membayar bunga atau biaya-biaya lain.

Baca juga: Perbedaan Kredit Produktif dan Konsumtif yang Wajib Diketahui

Hukum Kredit Atas Nama Orang Lain

Praktik menggunakan nama orang lain untuk pengajuan kredit marak dilakukan. Biasanya, praktik semacam ini dilakukan karena peminjam asli merasa tidak memenuhi syarat untuk mengajukan kredit.

Secara hukum, menggunakan nama orang lain untuk mengajukan kredit merupakan tindakan yang merugikan bagi orang yang namanya dipinjam tersebut.

Pasalnya, orang yang namanya dipinjam akan terikat dalam perjanjian pinjam meminjam dengan bank, sehingga semua risiko akan ia tanggung. Dalam Pasal 1338 KUHPerdata disebutkan:

“Setiap perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya.”

Dalam hal kredit pakai nama orang lain, maka nama yang digunakan itu akan menjadi peminjam uang atau debitur sedangkan pihak bank akan bertindak sebagai kreditur atau yang meminjamkan uang.

Dengan begitu, orang yang namanya dipinjam akan dibebani kewajiban untuk melunasi hutang dan akan menghadapi konsekuensi hukum ketika terjadi tunggakan atau kredit macet.

Risiko lain yang harus dihadapi orang yang namanya dipinjam untuk pengajuan kredit antara lain:

  • Berpotensi masuk daftar debitur bermasalah dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dari OJK.
  • Berpotensi terjerat dugaan tindak pidana penggelapan, yaitu pihak bank bisa melaporkan orang yang namanya dipinjam ke polisi karena dianggap memindahkan jaminan fidusia tanpa seizin pemberi kredit.

Terkait risiko kedua tersebut, kamu akan dianggap melanggar Pasal 36 UU Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia yang berbunyi:

“Pemberi Fidusia yang mengalihkan, menggadaikan, atau menyewakan Benda yang menjadi objek jaminan Fidusia sebagaimana dimaksud dalam pasal 23 ayat (2) yang dilakukan tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Penerima Fidusia, dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp50 Juta.”

Baca juga: Kredit Investasi: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

Syarat Dapat Kredit Usaha Cukup Mudah

Pengajuan kredit usaha sebenarnya sudah didesain dengan syarat dan cara yang mudah.

Hal ini dilakukan pihak bank agar masyarakat yang memiliki usaha bisa mengajukan pinjaman atas namanya sendiri tanpa perlu menggunakan nama orang lain yang ternyata cukup berisiko.

Kredit usaha merupakan solusi keuangan bagi kamu yang sedang menjalankan bisnis atau UMKM. Umumnya, kredit ini diberikan kepada nasabah untuk dua keperluan utama.

Pertama terkait dengan kebutuhan modal kerja, yaitu dana akan digunakan untuk menutup kebutuhan pembelian persediaan atau membiayai piutang dagang.

Jangka waktu pinjaman untuk keperluan ini umumnya berkisar antara 1-3 tahun, namun bank bisa saja memberi kesempatan kepada nasabah untuk memperpanjang fasilitas kredit jika sudah jatuh tempo.

Kedua, kredit diajukan untuk keperluan investasi. Dalam hal ini, dana akan digunakan untuk pembiayaan investasi jangka panjang, mulai dari pembelian kios, ruko, alat kerja, pembangunan pabrik, dan sebagainya.

Biasanya, jangka waktu kredit untuk keperluan ini cukup panjang yaitu lebih dari 3 tahun. Pelunasan kredit dilakukan dengan cara mencicil pokok dan bunga secara bulanan.

Salah satu bank yang menawarkan produk pinjaman untuk modal kerja dan investasi ini adalah OCBC.

Kredit Modal Kerja dari OCBC merupakan solusi yang mudah untuk memenuhi keperluan operasional usaha.

Untuk mendapatkan Kredit Modal Kerja, kamu hanya perlu memenuhi beberapa persyaratan, yaitu:

  • WNI
  • Minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Tidak termasuk dalam Daftar Hitam Bank Indonesia dan OCBC

Adapun dokumen yang diperlukan untuk mengajukan Kredit Modal Kerja bagi UMKM adalah:

  • Formulir permohonan
  • KTP
  • NPWP
  • Surat Referensi
  • Akta Pendirian dan Perubahannya
  • SIUP, SITU, TDP
  • SK Menteri Kehakiman
  • SK Domisili
  • Laporan Keuangan
  • Neraca
  • Laporan Laba Rugi

Sedangkan untuk mendapat Kredit Investasi, syarat yang berlaku sama seperti sebelumnya. Perbedaan hanya pada dokumen yang diperlukan. Berikut dokumen persyaratan untuk pengajuan Kredit Investasi bagi perorangan:

  • Formulir permohonan
  • KTP Pemohon
  • Kartu Keluarga
  • Akta Nikah/Cerai/Pisah Harta
  • NPWP
  • Surat pernyataan terkait semua fasilitas kredit yang dimiliki
  • Surat keterangan kerja dari perusahaan
  • Bukti lunas DP
  • Rekening Koran 3 bulan terakhir
  • Slip gaji 1 bulan terakhir
  • Dokumen seperti IMB, AJB, atau PBB

Setelah semua dokumen tersebut lengkap, kamu bisa langsung mengajukan pinjaman tersebut dari rumah melalui aplikasi OCBC mobile!

Baca juga: Kredit UMKM Adalah: Tujuan, Syarat, hingga Caranya

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Individu

Individu

Solusi perbankan OCBC siap bantu kamu penuhi semua aspirasi dalam hidup #TAYTB
Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC
OCBC mobile

OCBC mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama OCBC mobile yang baru.

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Konflik Iran dan Dinamika Pasar: Dari Lonjakan Energi hingga Volatilitas Global
  • Individu

Konflik Iran dan Dinamika Pasar: Dari Lonjakan Energi hingga Volatilitas Global

10 Apr 2026

Lonjakan harga energi global dalam beberapa minggu terakhir terutama dipicu oleh gangguan pada jalur distribusi strategis di kawasan Teluk, khususnya Selat Hormuz yang menjadi titik kritis aliran minyak dunia. Kenaikan harga minyak yang telah melampaui 60% sejak awal perang mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap terganggunya pasokan energi, yang kemudian mendorong peningkatan ekspektasi inflasi dan menahan arah kebijakan suku bunga.

Tabungan Emas: Pilihan Investasi di Tengah Ketidakpastian Pasar
  • Individu

Tabungan Emas: Pilihan Investasi di Tengah Ketidakpastian Pasar

10 Apr 2026

Di tengah dinamika pasar global yang masih dibayangi ketidakpastian, emas kembali menjadi salah satu instrumen investasi yang menarik. Perkembangan geopolitik, fluktuasi harga energi, serta perubahan arah kebijakan moneter global mendorong para investor untuk mencari aset yang relatif lebih stabil.

Payroll Bank: Pengertian, Cara Kerja, dan Keuntungannya
  • Individu

Payroll Bank: Pengertian, Cara Kerja, dan Keuntungannya

10 Apr 2026

Payroll bank adalah sistem penggajian karyawan sesuai dengan tanggal pembayaran yang telah ditentukan. Yuk simak informasi selengkapnya di artikel ini

Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan
  • Individu

Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan

27 Mar 2026

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!