Individu

Cara Pembagian Daging Kurban yang Benar dan Sesuai Syariat

15 Jul 2024 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Berkurban sejatinya tak hanya soal nilai ketaatan habluminallah (hubungan dengan Allah) saja. Tapi juga merupakan wasilah untuk habluminannas (hubungan dengan manusia).

Melalui berkurban, seseorang dilatih untuk bertakwa, menghilangkan sifat sombong, dan kikir. Berkurban juga bisa menumbuhkan kepedulian sosial kepada sesama.

Para ulama sepakat untuk membagi ibadah kurban ke dalam dua jenis. Dua jenis ibadah kurban adalah ibadah kurban yang dinazarkan (wajib) dan ibadah kurban yang tidak dinazarkan (sunnah).

Jika kamu berkurban karena nazar, maka tidak diperkenankan untuk mengambil daging kurban dan memakannya. Sementara itu mereka yang berkurban bukan nazar, justru dianjurkan untuk memakan sebagian dari hewan kurban.

Baca Juga: Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk Diri Sendiri dan Orang Lain

Hal ini sebagaimana keterangan berikut:

ولا يأكل المضحي شيئا من الأضحية المنذورة بل يتصدق وجوبا بجميع أجزائها (ويأكل) أي يستحب للمضحي أن يأكل (من الأضحية المتطوع بها) ثلثا فأقل

Artinya : "Orang yang berkurban tidak boleh memakan sedikit pun dari ibadah kurban yang dinazarkan (wajib) tetapi ia wajib menyedekahkan seluruh bagian hewan kurbannya. (Ia memakan) maksudnya orang yang berkurban dianjurkan memakan (daging kurban sunnah) sepertiga bahkan lebih sedikit dari itu.”

(KH Afifuddin Muhajir, Fathul Mujibil Qarib, [Situbondo, Al-Maktabah Al-Asadiyyah: 2014 M/1434 H] halaman 207).

Pembagian Daging Kurban

Setelah dilakukan penyembelihan hewan kurban, panitia kemudian akan melakukan pemotongan bagian-bagian daging menjadi ukuran yang lebih kecil. Daging-daging tersebut kemudian dikemas dan dibagikan kepada masyarakat.

Namun membagi daging hewan kurban tidak boleh sembarangan. Seorang panitia kurban yang bertugas untuk membagi daging hewan kurban harus memiliki ilmu seputar ibadah kurban agar pelaksanaannya benar dan sesuai syariat Islam.

Lalu, bagaimana aturan pembagian daging kurban yang benar dan sesuai syariat? Berikut ini adalah aturan seputar pembagian daging kurban yang dirangkum dari berbagai sumber.

Daging kurban boleh dibagi ketiga golongan yaitu seperti untuk orang yang berkurban, sepertiga untuk kerabat dan sahabat (meskipun mampu), dan sepertiga untuk fakir miskin.

Baca Juga: 5 Bisnis Ternak yang Menguntungkan, Tabungan Auto Nambah!

Hal ini berdasarkan firman Allah SWT dalam QS. Al-Hajj ayat 36 sebagai berikut:

وَالْبُدْنَ جَعَلْنٰهَا لَكُمْ مِّنْ شَعَاۤىِٕرِ اللّٰهِ لَكُمْ فِيْهَا خَيْرٌۖ فَاذْكُرُوا اسْمَ اللّٰهِ عَلَيْهَا صَوَاۤفَّۚ فَاِذَا وَجَبَتْ جُنُوْبُهَا فَكُلُوْا مِنْهَا وَاَطْعِمُوا الْقَانِعَ وَالْمُعْتَرَّۗ كَذٰلِكَ سَخَّرْنٰهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Artinya: "Dan unta-unta itu Kami jadikan untuk-mu bagian dari syiar agama Allah, kamu banyak memperoleh kebaikan padanya. Maka sebutlah nama Allah (ketika kamu akan menyembelihnya) dalam keadaan berdiri (dan kaki-kaki telah terikat).

Kemudian apabila telah rebah (mati), maka makanlah sebagiannya dan berilah makanlah orang yang merasa cukup dengan apa yang ada padanya (tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami tundukkan (unta-unta itu) untukmu, agar kamu bersyukur."

Selain itu, Rasulullah SAW dalam hadistnya yang diriwayatkan oleh Abu Musa al-Ashfahani menyebutkan, "Rasulullah SAW memberikan (daging kurban) kepada keluarganya sebanyak sepertiga, untuk para tetanggannya yang fakir sebanyak sepertiga, dan untuk orang-orang yang meminta sebanyak sepertiga”.

(HR. Abu Musa al-Ashfahani).

Tiga golongan penerima daging kurban adalah shohibul kurban, kerabat atau tetangga, dan fakir miskin atau kaum dhuafa. Shohibul kurban adalah sebutan bagi orang yang melakukan kurban.

Shohibul kurban dan keluarganya akan mendapatkan sepertiga bagian daging dari hewan yang dikurbankan. Jika berkenan, bagian yang seharusnya diberikan kepada shohibul kurban ini boleh juga diberikan kepada mereka yang membutuhkan.

Baca Juga: 11 Amalan Sunnah Iduladha agar Ibadah Sempurna, Yuk Simak!

Namun ingat, shohibul kurban tidak boleh atau dilarang menjual daging kurban yang menjadi bagiannya. Baik itu dalam bentuk daging, bulu, kulit, atau bagian apa saja dari hewan kurban.

Sepertiga bagian daging kurban selanjutnya diberikan kepada saudara, sahabat, dan tetangga. Walaupun tetangga tersebut berkecukupan, namun mereka tetap berhak mendapatkan daging kurban tersebut.

Lalu sepertiga selanjutnya akan diberikan kepada kaum fakir, miskin, dan dhuafa yang membutuhkan. Bagian daging milik shohibul kurban pun boleh diberikan kepada fakir, miskin, dan dhuafa.

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Pembagian Hewan Kurban

  1. Menjaga Privasi Penerima Daging Kurban

Dalam pembagian daging kurban yang benar, sangat penting untuk menjaga martabat dan privasi penerima. Jika memungkinkan, lakukan pemberian secara langsung.

  1. Perhatikan Kondisi Daging Kurban

Selain soal privasi penerima, kamu juga perlu memperhatikan kualitas daging kurban yang kamu bagikan. Hewan kurban hendaknya dibagikan dalam keadaan segar dan layak dikonsumsi.

Pastikan juga daging hewan kurban tersebut bebas dari penyakit dan sesuai standar kebersihan dan kesehatan. Jangan sampai daging yang kamu bagikan tidak aman untuk dikonsumsi.

Baca Juga: 9 Tips Mengumpulkan Tabungan Kurban Setiap Tahun, Simak!

Itulah ulasan tentang tata cara pembagian daging kurban yang benar dan sesuai syariat. Untuk kamu yang ingin melakukan ibadah kurban, kamu bisa membuka tabungan yang khusus untuk membeli hewan kurban.

Kamu bisa membuka Tabungan Berjangka yang kini banyak ditawarkan oleh Bank salah satunya OCBC mobile. Ada beberapa jenis Tabungan Berjangka yang bisa kamu pilih, tentukan kebutuhan dan goal yang ingin kamu capai.

Misalnya jika kamu ingin membeli hewan kurban seharga Rp5 Juta untuk kurban tahun depan, kamu bisa memulai menabung setahun sebelumnya. Cara membuatnya kamu tinggal membuka aplikasi OCBC mobile:

  1. Klik Ajukan

Setelah itu kamu bisa klik ‘Ajukan’ yang ada di bagian bawah lalu pilih ‘TAKA Bunga’ atau ‘TAKA Angsuran Tetap’ untuk membuka Tabungan Berjangka di OCBC. Setelah itu klik ‘Lanjut’.

  1. Isi Target Dana

Kamu akan diminta untuk mengisi ‘Target Dana’ dan ‘Tenor’. Setelah itu, silakan klik ‘Lanjut’. Kemudian kamu akan mendapatkan jumlah setoran yang perlu kamu lakukan setiap bulan.

Untuk target dana Rp5 Juta dengan tenor satu tahun, kamu perlu menabung Rp409.600 setiap bulan. Kamu akan mendapatkan bunga kotor sebesar 3,15% per tahun.

Baca Juga: Berapa Harga Sapi Kurban? Berikut Rinciannya!

  1. Klik Lanjut

Setelah itu kamu bisa klik ‘Lanjut’ dan Tabungan Berjangka kamu sudah siap digunakan. Jangan lupa untuk menabung rutin setiap bulan agar goal untuk membeli hewan kurban bisa tercapai tahun depan.

Yuk, tunggu apa lagi? Segera pakai OCBC mobile dan wujudkan mimpi untuk melakukan ibadan kurban!

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Individu

Individu

Solusi perbankan OCBC siap bantu kamu penuhi semua aspirasi dalam hidup #TAYTB
Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC
OCBC mobile

OCBC mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama OCBC mobile yang baru.

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Mudik Aman? Jangan Sampai Data Pribadi Anda Dicuri via Wi-Fi Publik!
  • Individu

Mudik Aman? Jangan Sampai Data Pribadi Anda Dicuri via Wi-Fi Publik!

11 Mar 2026
Mudik dan libur Lebaran memang penuh kegembiraan — tapi di balik senyum pulang kampung, ada ancaman tersembunyi yang tak terlihat.
Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan
  • Individu

Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan

10 Mar 2026
Pendidikan dari sekolah dasar hingga menengah atas adalah hak setiap anak. Orang tua juga pastinya ingin memberikan yang terbaik untuk anak tercinta dengan memasukan anaknya ke sekolah yang paling bagus untuk memberikan pendidikan paling baik.
Transparansi Informasi: Kunci Bijak Mengelola Keuangan Sebagai Nasabah
  • Individu

Transparansi Informasi: Kunci Bijak Mengelola Keuangan Sebagai Nasabah

5 Mar 2026

Sebagai nasabah, Anda berhak atas informasi yang jelas, akurat, dan transparan terkait setiap produk atau layanan keuangan yang ingin Anda gunakan. Namun, sering kali, masalah muncul bukan karena produknya buruk, melainkan karena kurangnya pemahaman terhadap informasi yang tersedia sebelum penggunaan.

Manfaatkan THR untuk Mencapai Tujuan Keuangan Jangka Panjang
  • Individu

Manfaatkan THR untuk Mencapai Tujuan Keuangan Jangka Panjang

3 Mar 2026
Di tengah persiapan mudik dan kebutuhan hari raya yang melonjak, dana THR sering kali digunakan sebagai "bonus" untuk bersenang - senang. Namun, jika tidak dikelola dengan bijak, THR hanya akan menjadi dana yang "numpang lewat" di rekening. Padahal, jika dialokasikan dengan tepat, THR dapat menjadi salah satu faktor untuk mempercepat tercapainya tujuan keuangan jangka panjang kamu.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!