Skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) masih menjadi solusi untuk membeli properti pribadi. Kalau kamu ingin membeli hunian dengan KPR Rp 200 juta, kira-kira berapa ya cicilan yang perlu dibayarkan?
Tidak bisa dipungkiri, banyak orang mungkin merasa tidak yakin untuk membeli rumah dengan KPR di Bank. Kekhawatiran mereka biasanya adalah soal gaji yang didapatkan per bulan.
Apakah cukup untuk membayar cicilan KPR? Apakah mereka mampu membayar cicilan KPR hingga lunas? Hal semacam ini hampir pasti dipikirkan oleh siapa saja yang hendak KPR.
Kalau kamu memiliki kekhawatiran yang sama, kamu bisa menghitung besaran cicilan KPR terlebih dahulu. Dengan begitu kamu bisa memperkirakan besaran cicilan yang perlu kamu tanggung.
Mengenal Simulasi KPR
Sebagai calon debitur, kamu bisa memperkirakan cicilan yang akan kamu tanggung ketika mengajukan Kredit Pinjaman Rumah (KPR). Cara ini memungkinkan kamu untuk memperkirakan besaran cicilan setiap bulan.
Tentu saja, kamu perlu menggali informasi dari petugas KPR dari Bank yang akan memberi kamu fasilitas KPR. Sebisa mungkin, tanyakan secara detail sehingga tidak ada informasi yang membuat kamu kaget di tengah jalan.
Baca Juga: Anti Ditolak, Berikut Tips agar Pengajuan KPR Disetujui Bank
Simulasi Perhitungan KPR
Cara menggunakan simulasi perhitungan KPR sebenarnya cukup mudah. Sebagai contoh, anggap saja kamu hendak membeli rumah dengan KPR Rp 200 Juta. Lantas berapa besaran cicilan yang ditanggung?
Untuk memperkirakan jumlah cicilan, kamu juga perlu menggunakan permisalan terkait suku bunga KPR. Jika kamu tidak yakin dengan informasi ini, kamu bisa bertanya dengan petugas KPR dari Bank.
Misalnya, bunga yang ditetapkan adalah sebesar 8 persen dengan tenor atau jangka waktu KPR 10 tahun. Maka, perhitungannya adalah sebagai berikut:
Cicilan pokok: Rp 200.000.000 / 120 = Rp 1.666.666
Cicilan bunga per bulan: Rp 200.000.000 x 8% x 10/120 = Rp 1.333.333
Total cicilan KPR: Rp 1.666.666 + Rp 1.333.333 = Rp 2.999.999
Kalau dilihat berdasarkan hasil perhitungan, maka untuk pinjaman KPR sebesar Rp 200 juta, maka setiap bulannya kamu perlu membayar cicilan sebesar Rp 2.999.999.
Namun perlu diingat bahwa setiap bank menetapkan suku bunga berbeda sehingga hasil perhitungan juga berbeda. Selain itu, bunga KPR juga biasanya akan berubah-ubah, tergantung skema KPR yang kamu ambil.
Karena itu, ada beberapa hal yang perlu kamu pahami dan perhatikan sebelum mengajukan KPR ke Bank. Beberapa hal tersebut adalah:
- Paham Syarat dan Ketentuan KPR
Sebelum mengajukan KPR, hal paling mendasar adalah mengetahui apa saja syarat dan ketentuan yang perlu disiapkan dan dilengkapi. Mengingat bisnis kepemilikan properti ini bukan hal yang sederhana, maka dokumen yang dibutuhkan juga tidak sedikit.
- Kenali Kemampuan Finansial Diri
Adanya simulasi perhitungan KPR, dimaksudkan agar calon debitur mengenal dan menyadari kemampuannya secara finansial. Kondisi keuangan nasabah perlu diperiksa terlebih dahulu sehingga pihak bank bisa menilai kelayakannya dalam menerima pinjaman.
Selain itu, kamu juga perlu menggali informasi tentang skema KPR yang kamu ambil, apakah suku bunga flat atau fluktuatif. Hal itu penting karena akan berpengaruh pada cicilan yang perlu kamu bayar setiap bulan.
- Pilih Harga Rumah yang Sesuai
Berikutnya adalah kamu perlu memperhatikan lokasi dan harga rumah yang hendak kamu beli. Usahakan mencari hunian yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuangan saat ini.
Dengan begitu kamu tidak akan merasa berat ketika membayar cicilan dan yang paling penting, kamu dapat menyelesaikan cicilan KPR hingga lunas dan tidak ada masalah selama perjalanan KPR.
- Siapkan Uang Muka
Untuk mengajukan KPR, pihak bank umumnya akan menginformasikan jumlah uang muka yang perlu dibayarkan. Jadi kamu perlu menyiapkannya terlebih dahulu. Selain itu, biasanya akan ada biaya tambahan berupa biaya administrasi yang nominalnya berbeda pada setiap bank. Jadi jangan lupa untuk menyisihkan uang untuk biaya tersebut.
- Pilih Bank yang Tepat
Tidak semua jasa perbankan menawarkan fasilitas KPR. Maka dari itu, kamu perlu mencari tahu terlebih dahulu bank mana saja yang bisa kamu gunakan untuk mengajukan pinjaman. Setelah itu kamu bisa membandingkan bank mana yang memberikan penawaran terbaik.
Salah satu Bank yang dapat kamu pertimbangkan untuk KPR adalah OCBC. OCBC menawarkan KPR yang menarik dan menguntungkan dengan syarat yang cukup mudah seperti KPR Easy Start.
Produk KPR ini menawarkan banyak keuntungan, mulai dari angsuran lebih rendah, cicilan bertahap setiap 1 atau 2 tahun, jangka waktu KPR hingga 25 tahun, dan bisa digunakan untuk rumah baru maupun bekas.
Pengajuan KPR Easy Start sangat mudah dan bisa kamu lakukan melalui ponsel dengan menggunakan OCBC mobile.
Untuk syarat dan ketentuan mengajukan KPR Easy Start kamu bisa check di sini.
Yuk, buruan ajukan segera!
Baca Juga: Simulasi KPR Rp500 Juta Tanpa DP Tenor 5 Tahun hingga 20 Tahun
| Artikel ini disusun semata-mata untuk tujuan informasi umum dan bukan merupakan rujukan resmi, nasihat investasi, maupun dasar pengambilan keputusan finansial. Segala keputusan yang diambil berdasarkan informasi dalam artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. OCBC beserta seluruh karyawan tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan, kekeliruan, maupun kerugian finansial yang mungkin timbul akibat penggunaan informasi dalam artikel ini. |