Cara menghitung dan mengumpulkan dana darurat penting untuk menghadapi situasi tak terduga. Ini panduan menentukan jumlah dan strategi menabungnya!
Dana darurat adalah cadangan dana yang disiapkan sebagai bentuk antisipasi dan digunakan ketika keadaan darurat terjadi, seperti kehilangan pekerjaan, bencana, dan kejadian lain yang tidak bisa direncanakan sama sekali.
Pada dasarnya, dana darurat harus dimiliki setiap orang. Hanya saja jumlah dana darurat akan berbeda-beda, tergantung profil dan kondisi setiap orang.
Perbedaan nominal dana darurat terjadi karena adanya perbedaan profesi, jumlah penghasilan kebutuhan, dan gaya hidup. Tidak ada perhitungan angka dan persentase pasti untuk menentukan besarnya dana darurat.
Baca juga: Ini 6 Cara Mengatur Keuangan Sebelum Resign, Catat!
Cara Hitung Dana Darurat sesuai Profil
Besaran dana darurat itu berada dalam rentang 3-12 kali pengeluaran bulanan. Dengan begitu, kamu bisa bertahan tanpa penghasilan selama rentang waktu tersebut setelah kejadian darurat terjadi.
Sebagai contoh, kamu punya dana darurat senilai 3 kali pengeluaran bulanan. Ketika kamu kehilangan pekerjaan seperti kena PHK, kamu masih bisa memenuhi kebutuhan untuk 3 bulan ke depan, sambil mencari sumber penghasilan baru.
Berikut ini cara menghitung dana darurat yang ideal sesuai profil dan kondisi keuanganmu!
1. Single (Lajang, Tinggal Sendiri)
Untuk kamu yang masih single, kebutuhan dana darurat biasanya lebih ringan karena tanggungan masih minim. Fokus utama dana darurat ada di biaya hidup bulanan dan antisipasi kehilangan penghasilan.
Idealnya, dana darurat untuk single berada di kisaran 3–6 kali pengeluaran bulanan. Jadi misalnya pengeluaran bulanan kamu sekitar Rp4 Juta, maka dana darurat yang aman berada di kisaran Rp12 – 24 Juta.
Dana ini akan sangat membantu ketika kamu tiba-tiba kehilangan pekerjaan, jatuh sakit, atau harus pindah tempat tinggal secara mendadak tanpa bikin kondisi keuangan langsung goyah.
2. Menikah (Belum Punya Anak)
Saat sudah menikah, risiko keuangan otomatis meningkat karena keputusan finansial berdampak ke dua orang. Meski belum punya anak, kebutuhan rumah tangga seperti sewa/cicilan, listrik, makan, dan transportasi yang lebih besar.
Dana darurat yang disarankan ada di kisaran 6 kali pengeluaran bulanan.
Jika total pengeluaran rumah tangga per bulan sekitar Rp7 Juta, maka dana darurat idealnya sekitar Rp42 Juta.
Dana ini berfungsi sebagai penyangga kalau salah satu pasangan kehilangan penghasilan atau muncul kebutuhan mendesak seperti biaya kesehatan atau keluarga.
3. Menikah dengan 1 Anak
Ketika sudah punya satu anak, dana darurat jadi jauh lebih krusial. Selain biaya hidup, ada tambahan kebutuhan seperti kesehatan anak, biaya sekolah, hingga kebutuhan tak terduga lainnya.
Untuk kondisi ini, dana darurat idealnya 9 kali pengeluaran bulanan.
Misalnya pengeluaran keluarga mencapai Rp9 Juta per bulan, maka dana darurat yang aman berada di kisaran Rp81 Juta.
Di fase ini, dana darurat bukan cuma soal bertahan hidup, tapi juga memastikan anak tetap mendapatkan kebutuhan dasarnya meski kondisi finansial sedang terganggu.
4. Menikah dengan 2 Anak atau Lebih
Semakin banyak tanggungan, semakin besar pula risiko keuangan. Pada kondisi ini, dana darurat berfungsi sebagai “sabuk pengaman” utama keluarga.
Idealnya, dana darurat berada di kisaran 9–12 kali pengeluaran bulanan.
Jika pengeluaran keluarga sekitar Rp12 Juta per bulan, maka dana darurat yang disarankan ada di kisaran Rp108 – Rp144 Juta.
Jumlah ini memberi ruang aman jika terjadi kondisi berat seperti kehilangan penghasilan utama, biaya medis besar, atau kebutuhan pendidikan mendadak.
Baca juga: 5 Ide Bisnis dengan Modal Rp500 Ribu Saja
Dana Darurat Harus Dipisah
Pada prinsipnya, dana darurat harus disimpan dalam instrumen yang likuid dan mudah dijangkau. Paling tepat adalah rekening tabungan, tapi pastikan rekeningnya terpisah dari rekening operasional bulanan.
Jika disatukan, dana darurat berisiko terpakai untuk kebutuhan tanpa disadari, sehingga tujuan utamanya sebagai bantalan keuangan jadi kurang optimal.
Untuk memisahkan rekening dana darurat dan operasional, kamu bisa layanan Nyala dari OCBC yang bisa diakses dalam satu aplikasi, yaitu OCBC mobile.
Nyala adalah layanan perbankan yang memberikan manfaat terbaik berdasarkan saldo gabungan dari berbagai produk yang kamu miliki di OCBC.
Artinya, kamu bisa mendapatkan manfaat dari setiap produk OCBC yang kamu miliki, mulai dari tabungan, deposito, rekening giro, tabungan berjangka, hingga produk investasi.
Mendapatkan benefit dari Nyala sangat mudah. Cukup dengan memiliki total saldo gabungan rata-rata mulai Rp1 Juta per bulan, maka kamu sudah bisa mendapatkan banyak keuntungannya.
Nyala memberikan solusi untuk menumbuhkan uang dan menikmati benefit yang diberikan setiap bulan. Berbagai benefit yang diberikan mulai dari bebas biaya transfer BI-FAST, transfer online antar bank, dan bebas biaya tarik tunai. Bahkan, kamu bisa ikut diskusi dan kelas finansial bersama Financial Advisor OCBC.
Benefit yang bisa didapatkan tiap Nasabah berbeda-beda sesuai dengan level yang dimiliki Nasabah.
Level yang dimiliki Nasabah disesuaikan dengan jumlah rata-rata saldo gabungan per bulan. Ada beberapa kategori level Nasabah mulai dari Basic, Fit, Pro, hingga Master.
Untuk informasi lebih lanjut terkait benefit, kamu bisa check di sini.
Proses pendaftaran atau atau pembukaan layanan Nyala dapat dilakukan dengan tujuh langkah mudah sebagai berikut:
- Buka aplikasi, lalu klik Daftar OCBC mobile dan pilih Saya Belum Punya Rekening.
- Pilih produk layanan Nyala. Lalu, Masukkan informasi pribadi (nama lengkap, email, nomor ponsel aktif) dan siapkan e-KTP Anda.
- Unggah foto e-KTP, lengkapi data pekerjaan, alamat kantor, serta alasan pembukaan rekening.
- Pilih jenis kartu debit yang diinginkan beserta metode pengiriman atau pengambilan kartu.
- Lakukan verifikasi identitas melalui video call dengan agen bank (atau verifikasi di kantor cabang terdekat jika diperlukan).
- Masukkan kode verifikasi dari SMS, lalu buat User ID, kata sandi (password), serta PIN transaksi baru.
- Selesai! Akun berhasil dibuat, lalu lakukan setoran awal dan aktivasi kartu debit sebelum digunakan.
Selain Nyala, OCBC mobile juga memberi kemudahan. Melalui aplikasi ini, kamu bisa melakukan berbagai transaksi mulai dari menabung, investasi, hingga mengajukan pinjaman.
Selain itu, OCBC mobile juga punya fitur Life Goals yang bisa membantumu mencapai tujuan finansial. Yuk, gunakan OCBC mobile dan dapatkan semua kemudahannya sekarang!
Baca juga: Super Kaya, Ini Daftar Crazy Rich Surabaya!
| Artikel ini disusun semata-mata untuk tujuan informasi umum dan bukan merupakan rujukan resmi, nasihat investasi, maupun dasar pengambilan keputusan finansial. Segala keputusan yang diambil berdasarkan informasi dalam artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. OCBC beserta seluruh karyawan tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan, kekeliruan, maupun kerugian finansial yang mungkin timbul akibat penggunaan informasi dalam artikel ini. |