Individu

Inflasi Indonesia Lepas Landas?

7 Apr 2022 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Di awal April, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) atau inflasi domestik untuk bulan Maret 2022, yang dimana tercatat naik ke angka 2.64% dari sebelumnya 2.06% secara tahunan (YoY).

Secara bulanan (MoM), inflasi tercatat sebesar 0.66%, dan sejak awal tahun (YTD) berada di angka 1.20%. Setelah melambatnya permintaan domestik yang terjadi di bulan Februari akibat penyebaran COVID-19 varian Omicron, daya beli konsumen kembali pulih di akhir kuartal I lalu seiring dengan semakin kembali dibukanya perekonomian.

Sumber: Bloomberg, 1 April 2022

Pemerintah saat ini masih menerapkan pembatasan mobilitas, namun dengan merelaksasi beberapa ketentuan, yang memungkinkan dunia usaha untuk kembali beroperasi. Hal ini mendorong permintaan kembali naik, di tengah kenaikan harga komoditas global.

Kenaikan inflasi yang signifikan bulan lalu ditopang oleh beberapa hal utama seperti kenaikan harga beberapa komoditas di bawah kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Selain itu juga harga minyak goreng yang naik cukup signifikan setelah pemerintah mencabut aturan harga eceran teratas (HET). Berdasarkan wilayah, inflasi terjadi di 88 kota dari 90 kota IHK.

Kenaikan inflasi ini berpotensi mendorong kenaikan suku bunga di masa depan. Hal ini dapat membuat harga obligasi mengalami penurunan. Namun, menelaah lebih lanjut, walaupun mengalami kenaikan, angka inflasi 2.64% ini masih jauh lebih rendah dibandingkan data historis.

Sehingga, dampak negatif terhadap harga obligasi diperkirakan cenderung lebih minimal. Investor yang ingin berinvestasi pada kelas aset obligasi, dapat menerapkan strategi diversifikasi dengan membagi alokasi pada obligasi durasi pendek dan menengah-panjang.

Tentunya dengan menyesuaikan terhadap profil risiko dan tujuan investasi Anda. Informasi lebih lanjut untuk obligasi pemerintah di OCBC NISP, silahkan klik tautan berikut https://www.ocbcnisp.com/id/individu/wealth-management/obligasi/obligasi-pemerintah-idr-usd

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Cara Beli SR025 Secara Online: Syarat, Minimal Pembelian, dan Langkah Investasinya
  • Individu

Cara Beli SR025 Secara Online: Syarat, Minimal Pembelian, dan Langkah Investasinya

19 Agu 2026
Sukuk Ritel seri SR025 merupakan salah satu Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang terbit pada tahun 2026. Masa penawarannya dijadwalkan pada 21 Agustus hingga 16 September 2026.
Mengenal SR025: Jadwal Rilis, Keuntungan, dan Cara Kerja Sukuk Ritel 2026
  • Individu

Mengenal SR025: Jadwal Rilis, Keuntungan, dan Cara Kerja Sukuk Ritel 2026

19 Agu 2026
Kenali SR025, mulai dari jadwal penawaran, cara kerja, keuntungan, risiko, hingga alasan memilih Sukuk Ritel sebagai instrumen investasi syariah pemerintah.
Perbedaan ORI, SR, ST, dan SBR: Keunggulan Masing-masing Jenis SBN Ritel
  • Individu

Perbedaan ORI, SR, ST, dan SBR: Keunggulan Masing-masing Jenis SBN Ritel

19 Agu 2026
Pahami perbedaan, karakteristik, dan keunggulan ORI, SR, ST, serta SBR agar dapat memilih instrumen SBN Ritel yang paling sesuai dengan tujuan investasi kamu.
AI Bisa Meniru. Waspadai Modus Penipuan Berbasis AI!
  • Individu

AI Bisa Meniru. Waspadai Modus Penipuan Berbasis AI!

18 Agu 2026
Sebagai pengguna Kartu Kredit, penting bagi kamu untuk mengenali 2 (dua) modus penipuan berbasis AI.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!