Individu

Apa Itu Visa Umroh? Simak Syarat dan Cara Mengurusnya!

28 Feb 2024 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Umroh sendiri adalah perjalanan ke Tanah Suci dengan tujuan ibadah kepada Allah tanpa batasan waktu tertentu. Secara praktik peribadatan, umroh dan haji hampir mirip, hanya terdapat beberapa perbedaan saja.

Nah sebagaimana umumnya perjalanan ke luar negeri, kamu harus menyiapkan beberapa dokumen ketika akan umroh. Salah satunya adalah visa umroh.

Baca juga: Mengenal Siskohat dan Cara Menggunakannya dalam Layanan Haji

Perbedaan Haji dan Umroh

Sebelum membahas tentang visa umroh, ada baiknya kamu mengetahui lebih lanjut tentang perbedaan haji dan umroh. Kedua ibadah ini sama-sama dikerjakan di Masjidil Haram, namun terdapat beberapa perbedaan.

1. Waktu Pelaksanaan

Perbedaan pertama adalah waktu pelaksanaan. Umroh bisa dilaksanakan kapan saja selagi pemerintah Arab Saudi membuka pelaksanaan ibadah umroh bagi umat Islam di seluruh dunia.

Sementara ibadah haji hanya boleh dikerjakan pada musim haji saja, yaitu awal bulan Dzulhijjah menurut penanggalan Hijriyah. Sehingga haji hanya bisa dilakukan satu tahun sekali.

2. Hukum Pelaksanaan

Perbedaan berikutnya terkait dengan hukum pelaksanaannya. Ibadah haji hukumnya wajib dan termasuk dalam salah satu rukun Islam. Namun kewajiban haji ini disertai syarat, yaitu bagi umat Islam yang mampu melaksanakannya baik secara fisik maupun finansial.

Sementara umroh hukumnya sunnah muakkadah, atau sunnah yang dianjurkan. Dari sini maka tak heran jika banyak orang yang pergi umroh beberapa kali dalam hidup.

Mengingat hukumnya berbeda, maka pelaksanaannya pun berbeda. Ada beberapa praktik ibadah yang hanya dilakukan saat haji namun tidak dilakukan saat umroh seperti Wukuf di Padang Arafah.

Baca juga: Apa itu Visa Schengen? Pengertian, Cara Buat dan Biayanya

Apa Itu Visa Umroh?

Seperti namanya, visa umroh adalah izin masuk bagi warga asing yang diterbitkan pemerintah Arab Saudi untuk keperluan ibadah umroh. Jika keperluannya ibadah haji, maka visa yang diterbitkan adalah visa haji.

Melansir laman Kementerian Agama, visa umroh memiliki masa berlaku hingga 90 hari. Masa berlaku ini tergolong panjang mengingat pelaksanaan ibadah umroh biasanya hanya memakan waktu 7-12 hari saja.

Apakah visa umroh bisa digunakan untuk berkeliling Arab Saudi? Jawabannya tentu bisa. Dengan visa umroh, kamu bisa berlibur menikmati keindahan setiap kota di Arab Saudi dengan pendampingan dari pihak terkait.

Sebenarnya melaksanakan ibadah umroh kini tidak perlu menggunakan visa umroh. Berdasarkan peraturan baru dari pemerintah Arab Saudi, kamu bisa melaksanakan umroh dengan jenis visa apapun.

Selain itu, pemegang visa Arab Saudi juga diperbolehkan memasuki wilayah negara tersebut melalui darat, laut, maupun udara.

Baca juga: Ingin Liburan ke Luar Negeri Anti Boncos? Ini Dia Tipsnya

Syarat dan Cara Mengurus Visa Umroh

Sebelum mengurus visa umroh, kamu perlu mempersiapkan persyaratan terlebih dahulu. Adapun syarat mengurus visa umroh adalah:

  • Paspor yang masih aktif
  • Dokumen pribadi seperti KTP dan KK
  • Surat mahram bagi jemaah perempuan (perempuan boleh tanpa mahram jika berusia 45 tahun ke atas)
  • Foto 4x6 sebanyak 6 lembar
  • Kartu kuning tanda sudah vaksin meningitis
  • Bukti pembelian tiket pulang-pergi

Setelah semua syarat lengkap, kamu bisa memulai mengurus visa umroh melalui perusahaan jasa atau provider resmi yang sudah berlisensi Kementerian Agama.

Cara mengurus visa umroh sebagai berikut:

  • Mendaftar ke provider visa umroh, bawa semua berkas tadi dan serahkan kepada agen perjalanan umroh.
  • Tunggu MOFA terbit, ini adalah dokumen yang diterbitkan penyelenggara umroh di Arab Saudi yang berisi tentang konfirmasi pendaftaran.
  • MOFA dibawa ke Kedutaan Besar Arab Saudi sebagai syarat penerbitan visa.
  • Visa yang sudah terbit akan langsung ditempel di paspor. Proses ini hanya memerlukan waktu 1-2 hari saja.

Biaya pembuatan visa umroh berkisar 300 Riyal atau sekitar Rp1,1 Juta. Biasanya agen perjalanan umroh sudah menyiapkan paket lengkap dengan harga Rp25 Juta - Rp30 Juta yang sudah termasuk biaya pengurusan visa.

Mengingat biaya umroh yang cukup besar, maka kamu perlu mulai menabung jauh-jauh hari agar terasa ringan. Kamu bisa menggunakan Tabungan Haji iB dari OCBC untuk keperluan ini.

Produk tabungan ini menawarkan banyak kemudahan. Selain itu, dana yang disetorkan akan dikelola dengan akad wadiah yang memungkinkan kamu mendapat keuntungan bagi hasil.

Baca juga: 9 Tips Agar Bisa Traveling dengan Aman ke Luar Negeri

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Individu

Individu

Solusi perbankan OCBC siap bantu kamu penuhi semua aspirasi dalam hidup #TAYTB
Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC
OCBC mobile

OCBC mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama OCBC mobile yang baru.

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Mudik Aman? Jangan Sampai Data Pribadi Anda Dicuri via Wi-Fi Publik!
  • Individu

Mudik Aman? Jangan Sampai Data Pribadi Anda Dicuri via Wi-Fi Publik!

11 Mar 2026
Mudik dan libur Lebaran memang penuh kegembiraan — tapi di balik senyum pulang kampung, ada ancaman tersembunyi yang tak terlihat.
Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan
  • Individu

Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan

10 Mar 2026
Pendidikan dari sekolah dasar hingga menengah atas adalah hak setiap anak. Orang tua juga pastinya ingin memberikan yang terbaik untuk anak tercinta dengan memasukan anaknya ke sekolah yang paling bagus untuk memberikan pendidikan paling baik.
Transparansi Informasi: Kunci Bijak Mengelola Keuangan Sebagai Nasabah
  • Individu

Transparansi Informasi: Kunci Bijak Mengelola Keuangan Sebagai Nasabah

5 Mar 2026

Sebagai nasabah, Anda berhak atas informasi yang jelas, akurat, dan transparan terkait setiap produk atau layanan keuangan yang ingin Anda gunakan. Namun, sering kali, masalah muncul bukan karena produknya buruk, melainkan karena kurangnya pemahaman terhadap informasi yang tersedia sebelum penggunaan.

Perang US-Iran War: Risiko and Implikasi
  • Individu

Perang US-Iran War: Risiko and Implikasi

3 Mar 2026
Pada tanggal 28 Februari, setelah gagal mencapai kesepakatan diplomatik dengan rezim Iran, AS –berkoordinasi dengan Israel– memulai aksi militer terhadap Iran, dengan menyerang target-target militer, yang bertujuan untuk perubahan rezim dan memastikan bahwa Iran tidak memperoleh senjata nuklir.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!