Setiap perjalanan karier memiliki momen di mana satu keputusan “ya” membuka pintu ke peluang yang lebih besar. “Yes Moments” adalah seri blog yang merayakan pilihan-pilihan tersebut—yang membentuk arah dan perjalanan profesional seseorang.
Karier Joshua dimulai dengan angka, model, dan berbagai rangka kerja manajemen risiko. Namun, ambisi untuk terus berkembang membawanya melangkah ke dunia trading yang serba cepat dan penuh dinamika.
Simak bagaimana Joshua berperan dalam membangun pasar derivatif yang kuat bagi OCBC Indonesia hingga kini berkontribusi dalam pengambilan keputusan pasar secara langsung sekaligus mengembangkan kapabilitas yang unggul sebagai Executive Director, Emerging Market Rates and Non-Deliverable Forward Trading di OCBC Singapura.
Saya tidak memulai karier dengan tujuan akan menjadi seorang trader.
Pada tahun 2005, setelah menyelesaikan studi finance, saya memutuskan untuk membangun karier di bidang manajemen risiko sebagai Market Risk Manager di salah satu bank lokal, Lippo Bank.
Peran saya saat itu cukup terstruktur. Saya mengelola laporan, menjalankan simulasi, dan menyusun berbagai scenario risiko. Pengalaman tersebut menjadi fondasi yang kuat dalam melatih kemampuan teknis dan kedisiplinan saya.
Namun seiring waktu, saya mulai tertarik dengan dinamika pasar global yang bergerak begitu cepat. Trading floor terlihat seperti lingkungan yang penuh energi—ramai, dinamis, dan selalu menghadirkan tantangan baru setiap hari.
Karena itu, saya langsung mengatakan “Ya!” ketika mantan atasan saya mengajak bergabung sebagai Interest Rates and Derivatives Trader di Bank Danamon pada tahun 2007.
Perubahan peran tersebut terasa sangat signifikan. Jika sebelumnya saya bertugas mengelola kerangka risiko, kini saya bertanggung jawab langsung untuk menghasilkan pendapatan bagi bank. Tuntutan peran ini cukup besar, tetapi saya belajar menjadi pribadi yang tangguh, menanamkan rasa kepemilikan terhadap pekerjaan, dan pentingnya untuk terus menimba ilmu.
Nilai-nilai tersebut masih menjadi landasan cara saya bekerja hingga hari ini.
Di waktu yang sama, saya juga memutuskan untuk menempuh studi dan meraih gelar Master of Business Administration (MBA) secara paruh waktu di Swiss German University pada tahun 2008, dan menyelesaikannya pada tahun 2010.
Bergabung dengan OCBC
Pada tahun 2011, manajer saya pada saat itu, Johannes Husin, bergabung dengan OCBC NISP sebagai Treasurer dan mengajak saya untuk ikut bersamanya. Saat itu, OCBC Indonesia baru saja mengakuisisi Bank NISP dan sedang berada dalam fase pengembangan.
Sebagian pelaku pasar memandang bank ini sebagai institusi yang relatif konservatif. Namun dari dalam organisasi, saya melihat sesuatu yang berbeda. Ada semangat yang kuat untuk bertumbuh, keterbukaan terhadap ide-ide baru, dan kepercayaan yang besar terhadap karyawan untuk mengasah kemampuan mereka.
Para pimpinan juga memiliki visi yang jelas dalam membangun kapabilitas, mengambil risiko secara terukur, dan bertumbuh secara berkelanjutan.
Mengembangkan Produk Baru dan Bertumbuh Bersama Bank
Salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan saya di OCBC terjadi selama tahun 2012 hingga 2014 di Indonesia. Saat itu, saya bekerja erat dengan rekan-rekan lintas pasar, divisi, dan departemen untuk mengembangkan produk interest rate derivatives dan cross-currency swap yang baru.
Pada masa itu, instrumen-instrumen tersebut belum tersedia di pasar Indonesia. Hanya segelintir bank global yang secara aktif memperdagangkannya. Membangun kapabilitas ini membutuhkan kesabaran, tata kelola yang kuat, dan kolaborasi yang erat.
Kami juga menyediakan kuotasi harga dua arah (two-way pricing) kepada pasar, yang membantu memperkuat mekanisme price discovery sekaligus meningkatkan likuiditas pasar.
Selain itu, kami banyak berinvestasi dalam edukasi kepada stakeholder internal, memperkuat sistem dan proses settlement, serta menyelaraskan cara kerja lintas tim.
Budaya kerja kolaboratif di OCBC memungkinkan kami untuk terus berinovasi tanpa mengabaikan disiplin risiko yang kuat. Terlebih lagi, rekan-rekan kerja kami memiliki semangat belajar yang besar, terbuka akan ide baru, dan mau berkembang bersama.
Perjalanan kami dimulai dari transaksi yang relatif kecil. Namun seiring berjalannya waktu, bisnis terus bertumbuh. Keberhasilan tersebut lahir dari kesatuan arah dan komitmen setiap tim, dukungan rekan-rekan lintas negara, dan bantuan pihak pimpinan dalam menghilangkan berbagai hambatan.
Pada akhirnya, OCBC berhasil dikenal sebagai salah satu pelaku unggul dalam pasar interest rate derivatives dan cross-currency swap di Indonesia. Kami menangani kontrak jangka panjang hingga lima sampai tujuh tahun, serta transaksi bernilai besar yang mencapai puluhan juta hingga miliaran Dolar.
Perusahaan-perusahaan internasional dan bank-bank global pun mulai melirik dan menjadikan OCBC sebagai mitra bisnis mereka—sebuah bukti nyata atas kepercayaan pasar yang berhasil kami bangun.
Dukungan dari Pemimpin dan Rekan Kerja
Selama berkarier di OCBC, saya beruntung dapat bekerja sama dengan para pemimpin yang berinvestasi pada pengembangan diri saya dan mempercayakan tanggung jawab yang semakin besar. Johannes Husin berperan penting sebagai mentor yang mengajarkan berbagai aspek industri ini, sementara para pemimpin lainnya memberikan kesempatan bagi saya untuk menerapkan sekaligus mengasah kemampuan tersebut.
Pada tahun 2021, Head of Global Markets Trading, Benedict Tan, menawarkan kesempatan untuk pindah ke Singapura dan memimpin bisnis Global Markets Trading Indonesia. Selama proses relokasi, para atasan saya bekerja sama dengan Group Human Resources untuk memastikan keluarga saya dapat ikut berpindah dengan lancar.
Hanya dalam waktu lima bulan, seluruh keluarga saya berhasil pindah ke Singapura. Tindakan ini semakin menguatkan keyakinan saya bahwa OCBC benar-benar peduli terhadap kesejahteraan karyawannya. Organisasi ini memahami bahwa ketika seseorang didukung sepenuhnya, mereka dapat memberikan performa terbaiknya.
Saat pertama kali tiba di Singapura, proses adaptasi tidaklah mudah. Pasar dan sistem yang saya hadapi sangat berbeda dengan yang saya kenal sebelumnya. Namun, rekan-rekan kerja saya dengan tulus membantu proses transisi tersebut.
Salah satu pengalaman berkesan adalah saat mereka menyediakan catatan dan lembar latihan untuk membantu saya mempersiapkan ujian Financial Markets and Regulatory Practices (FMRP).
Dukungan mereka juga hadir dalam hal-hal kecil yang sangat berarti. Ketika saya sedang kurang sehat, rekan-rekan tanpa ragu mengambil alih sebagian tanggung jawab saya.
Di sini, kepercayaan dan kerja sama tim tidak hanya diucapkan melalui kata-kata, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata setiap harinya.
Menemukan Dukungan dan Ruang untuk Terus Belajar
Hari ini, saya menjadi bagian dari budaya kerja di trading floor yang dibangun atas dasar kepercayaan dan saling hormat.
Meskipun pagi hari dipenuhi pekerjaan yang padat karena pasar mulai dibuka, sore hari kami memiliki ruang untuk berdiskusi, merenung, dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan sesama rekan kerja.
Para pemimpin mendorong penerapan work-life balance sementara sesama anggota tim saling mendukung ketika menghadapi periode kerja yang sibuk. Ada rasa kebersamaan yang tulus, dan setiap orang benar-benar menikmati menjadi bagian dari lingkungan ini.
Keputusan untuk mengatakan “Ya” kepada OCBC berawal dari pilihan untuk mengutamakan pertumbuhan dibandingkan kenyamanan. OCBC berhasil menemukan keseimbangan antara keberanian untuk berkembang dan kedisiplinan dalam mengelola risiko.
Mulai dari berbagai sertifikasi regulasi dan teknis di bidang manajemen risiko maupun treasury dealing, hingga kebebasan untuk menyampaikan ide dan berkontribusi dalam membentuk solusi, saya selalu merasa didukung untuk terus berkembang.
Perjalanan saya masih terus berlanjut. Namun satu hal yang tetap menjadi fondasinya adalah kepercayaan, kolaborasi, dan keyakinan bahwa pertumbuhan yang bermakna terjadi saat kita melangkah bersama.
Melihat ke depan, saya bersyukur menjadi bagian dari organisasi yang sungguh berinvestasi pada pengembangan karyawannya.
Setiap perjalanan dimulai dari sebuah pilihan. Kapan terakhir kali Anda mengatakan “ya”?
Opportunity Starts Here.