Individu

Cicilan yang Sehat Berapa Persen dari Gaji? Ini Cara Menghitungnya

5 Jan 2026 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Pelajari cara menghitung cicilan yang sehat berapa persen dari Gaji  agar keuangan tetap stabil dan terhindar dari risiko gagal bayar!

Hampir semua orang di masa sekarang punya utang atau cicilan. Tujuannya ada yang untuk keperluan produktif seperti modal usaha, atau konsumtif seperti cicilan HP, cicilan liburan, atau keperluan lain hanya untuk memenuhi keinginan.

Dalam pengelolaan keuangan, punya utang bukan suatu kesalahan. Dengan catatan, utang atau cicilan per bulan yang harus dibayar tidak lebih besar dari penghasilan bulanan. Berapa persentasenya? Berikut ulasan lengkapnya!

Baca juga: Kartu Kredit Virtual: Pengertian, Manfaat & Tips Membuatnya

Utang atau Cicilan yang Sehat

Cicilan atau utang yang sehat adalah utang yang jumlah cicilannya masih sesuai dengan kemampuan keuangan, punya tujuan yang jelas dan produktif, serta tidak mengganggu pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari.

Dalam pengelolaan keuangan, utang yang sehat itu bukan soal boleh/tidaknya berutang, melainkan seberapa mampu kamu mengelola utang tanpa mengacaukan kondisi keuangan secara keseluruhan.

Para pakar keuangan menyebutkan bahwa utang dikatakan sehat ketika cicilan bulanannya masih berada di batas aman, yaitu tidak lebih dari 30% dari total penghasilan bulanan.

Dengan menjaga utang di bawah batas aman tersebut, harapannya keuangan masih punya ruang untuk menabung dan menghadapi kebutuhan tak terduga.

Selain itu, utang yang sehat biasanya digunakan untuk hal yang memberi manfaat jangka panjang, seperti pendidikan, tempat tinggal, atau pengembangan usaha, bukan semata untuk gaya hidup.

Ada rasio yang biasa digunakan untuk mengukur utang sehat atau tidak, yaitu menggunakan Debt to Income Ratio (DTI). Patokan rasionya sama, yaitu di bawah batas aman 30% dari total penghasilan.

Baca juga: 10+ Jenis Utang dan Masing-Masing Pengertiannya Lengkap

Cara Menghitung Utang yang Sehat

Debt to Income Ratio menunjukkan seberapa besar porsi penghasilan bulanan yang digunakan untuk membayar cicilan utang. Ketika DTI berada di batas aman, utang masih bisa dikategorikan sehat karena penghasilan tidak habis untuk membayar kewajiban.

Artinya, kamu masih punya ruang untuk memenuhi kebutuhan hidup, menabung, dan menyiapkan dana darurat. Sebaliknya, ketika DTI di atas 30%, utang mulai dikatakan tidak sehat, dan berpotensi mengganggu kondisi keuangan secara keseluruhan.

Melihat utang di atas/bawah DTI itu mudah. Menghitungnya bisa dilakukan dengan menggunakan rumus berikut:

Debt to Income Ratio = (Total cicilan bulanan ÷ Total penghasilan bulanan) × 100%

Misalnya, total penghasilan bulananmu Rp6 Juta. Setiap bulan, kamu membayar cicilan motor Rp800 Ribu, cicilan kartu kredit Rp700 Ribu, dan cicilan pinjaman lainnya Rp500 Ribu. Total cicilan bulanan berarti Rp2 Juta.

  • DTI = (Rp2 Juta ÷ Rp6 Juta) × 100%
  • DTI = 33,3%

Artinya, utang atau cicilanmu adalah 33,3% dari total penghasilan. Jika menggunakan rasio maksimal 30%, artinya jumlah cicilan kamu sudah di atas DTI, sehingga kamu harus berusaha untuk menurunkannya.

Selain itu, rasio utang seperti ini juga mengingatkan untuk tidak mengambil pinjaman baru. Lunasi beberapa cicilan terlebih dulu, sampai rasionya di bawah 30% sehingga kamu bisa mengambil cicilan baru.

Adapun jika gaji kamu Rp6 Juta, utang yang dikatakan sehat, yaitu maksimal 30% adalah sebesar Rp1,8 Juta.

Baca juga: Mengenal Kredit Pajak, Pengertian dan Jenis-jenisnya!

Mudah Ajukan Pinjaman Bank

Memastikan pinjaman di bawah rasio 30% itu penting. Pasalnya, pihak bank akan memeriksa DTI kamu sebelum menyetujui pengajuan pinjaman baru di bank tersebut.

Oleh karena itu, pastikan utang yang kamu punya tidak lebih dari 30% penghasilan bulanan. Jika sudah 30% atau lebih, lunasi beberapa utang terlebih dulu sebelum mengajukan pinjaman baru.

Bicara soal pinjaman, OCBC punya banyak produk pinjaman yang bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu, loh!

Ada banyak kategori pinjaman dari OCBC, baik untuk keperluan pribadi maupun pengembangan usaha. Untuk pribadi ada Kartu Kredit, Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Multiguna, Kredit Pemilikan Mobil (KPM), Kredit Tanpa Agunan (KTA), hingga Kredit Agunan.

Sementara untuk pengembangan usaha, OCBC juga punya beberapa produk pinjaman mulai dari Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, Kredit Pembelian Properti, KTA Cashbiz, Pembiayaan Ekspor & Impor, hingga Investment Backed Loan.

Pengajuan pinjaman di OCBC sangat mudah. Kamu bisa mulai dengan download dan buat akun OCBC mobile sekarang juga!

Baca juga: Mengenal Perbedaan Kredit Modal Kerja dan Kredit Investasi

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Individu

Individu

Solusi perbankan OCBC siap bantu kamu penuhi semua aspirasi dalam hidup #TAYTB
Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC
OCBC mobile

OCBC mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama OCBC mobile yang baru.

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

OCBC Raih Indonesia Best Succession Planning Euromoney 2026
  • Individu

OCBC Raih Indonesia Best Succession Planning Euromoney 2026

17 Jul 2026
  • OCBC berhasil meraih penghargaan Indonesia’s Best Succession Planning dari Euromoney Private Banking Awards 2026
  • Ini merupakan tahun kelima OCBC dinobatkan sebagai Indoneisa’s Best Succession Planning oleh Euromoney
  • Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan dan inovasi layanan wealth management OCBC Private Banking melalui penyediaan Wealth Planner dengan spesialisasi legacy planning, untuk membantu nasabah meneruskan kekayaan ke generasi selanjutnya.
OCBC: The Best Private Bank Indonesia 2026
  • Individu

OCBC: The Best Private Bank Indonesia 2026

17 Jul 2026
  • OCBC Indonesia dinobatkan sebagai Best Private Bank Indonesia 2026 oleh Global Banking & Finance Review Awards berkat layanan wealth management yang berhasil mencapai pertumbuhan AUM tangguh, client service excellence, serta inovasi high tech high touch.
  • OCBC menghadirkan layanan wealth management terpersonalisasi yang spesifik untuk nasabah Private Banking, didampingi oleh Dedicated Private Bankers guna membantu nasabah lebih percaya diri dalam mengambil keputusan finansial untuk mengembangkan, mengamankan, dan meneruskan kekayaannya.
  • Layanan wealth management OCBC tidak hanya berfokus pada pengembangan aset, tapi juga perlindungan (wealth protection) dan suksesi lintas generasi (legacy planning) yang didukung jaringan global OCBC Group.
Tabungan Anak Terbaik OCBC Young Nyala Jadi Consumer Finance Product of the Year
  • Individu

Tabungan Anak Terbaik OCBC Young Nyala Jadi Consumer Finance Product of the Year

17 Jul 2026
  • OCBC dinobatkan sebagai Consumer Finance Product of the Year dalam ajang ABF Retail Banking of the Year 2026.
  • Young Nyala adalah solusi perbankan digital untuk anak di bawah 17 tahun yang memfasilitasi literasi keuangan anak yang terintegrasi dengan lifestyle dan dilengkapi parental control.
  • Bisnis Young Nyala mencatatkan pertumbuhan akuisisi sebesar 114% secara year-on-year pada Januari 2026.
Transformasi Tabungan Emas Digital, OCBC Sabet Titel Gold & Precious Metal Bank of the Year 2026
  • Individu

Transformasi Tabungan Emas Digital, OCBC Sabet Titel Gold & Precious Metal Bank of the Year 2026

17 Jul 2026
  • OCBC dinobatkan sebagai Gold & Precious Metal Bank of the Year 2026 oleh Asian Banking & Finance dalam ajang bergengsi Asian Banking & Finance Retail Banking Awards 2026.
  • OCBC melalui Unit Usaha Syariah (UUS) menjadi pionir bank swasta Indonesia yang menawarkan tabungan emas digital pada 2023 dengan kolaborasi bersama Pegadaian, untuk meningkatkan aksesibilitas terhadap investasi emas.
  • Total emas yang dikelola OCBC meningkat 506% secara year-on-year hingga mencapai 771,2 kilogram pada 2025.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!